— Legenda hidup Manchester United, Wayne Rooney, secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk kembali ke Old Trafford.

Rooney mengaku tidak akan berpikir dua kali jika manajemen Setan Merah memintanya bergabung dalam jajaran staf kepelatihan klub.

Rooney Siap Bantu Manchester United

Pernyataan ini muncul di tengah kabar Manchester United yang berencana mengontrak Michael Carrick sebagai manajer tetap.

Saat ini, kursi kepelatihan masih diisi oleh Darren Fletcher sebagai pelatih interim setelah pemecatan Ruben Amorim beberapa waktu lalu.

Dalam wawancaranya dengan BBC, Rooney menegaskan bahwa ia sangat terbuka untuk membantu mantan klubnya tersebut. Menurutnya, Manchester United saat ini membutuhkan figur-figur yang memahami sejarah dan nilai-nilai klub secara mendalam.

Foto: Getty Images/mark Thompson
Foto: Getty Images/Mark Thompson

“Tentu saja saya akan melakukannya. Itu adalah keputusan yang mudah jika situasi itu terjadi,” ujar Rooney. “Saya pikir klub membutuhkan orang-orang yang betul-betul mengetahui klub di sepak bola ini.”

Rekor Gemilang Rooney sebagai Pemain

Wayne Rooney bukan sosok asing bagi publik Old Trafford. Selama periode 2004 hingga 2017, ia menjadi mesin gol utama dan kapten yang disegani. Berikut adalah statistik luar biasa Rooney selama berseragam Manchester United:

KategoriStatistik
Penampilan559
Gol253
Assist142
Total Gelar13 Trofi

Selama 13 tahun pengabdiannya, Rooney berhasil mempersembahkan enam gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions, menjadikannya salah satu pemain tersukses dalam sejarah klub.

Perjalanan Karier Melatih

Meski memiliki karier bermain yang mentereng, rekam jejak Rooney sebagai manajer tergolong fluktuatif. Sejak memulai karier kepelatihan pada 2020, pria berusia 40 tahun ini telah menangani beberapa tim di berbagai kompetisi:

  • Derby County (Championship)
  • DC United (MLS)
  • Birmingham City (Championship)
  • Plymouth Argyle (Championship)

Walaupun statistik kemenangannya belum mencapai level elit, pengalaman Rooney di lapangan hijau dan pemahamannya terhadap kultur Manchester United dianggap bisa menjadi aset berharga bagi staf kepelatihan baru di bawah arahan Michael Carrick nantinya.