Ihram.co.id — Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah menunggu petunjuk resmi dari FIFA terkait status terkini tujuh pemain naturalisasi Malaysia. Para pemain tersebut sebelumnya dijatuhi sanksi larangan bermain selama 12 bulan oleh FIFA.
Status penangguhan hukuman ini merupakan hasil dari pengabulan permohonan yang diajukan oleh Court of Arbitration for Sport (CAS). Meskipun penangguhan bersifat sementara, AFC menyatakan harus mengikuti arahan dari FIFA sebagai otoritas tertinggi sepak bola dunia.
Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul John, menegaskan bahwa izin untuk bermain dalam laga internasional harus mendapatkan persetujuan dari FIFA.
“Saat ini kami sedang berdiskusi dengan FIFA untuk mendapatkan keterangan lebih rinci mengenai status para pemain ini, apakah mereka bisa kembali bermain untuk tim nasional,” kata Windsor, dikutip dari CNN.
Windsor menambahkan, pemahaman yang ada saat ini adalah para pemain tersebut diizinkan untuk membela klubnya masing-masing. Namun, terkait kemungkinan mereka kembali memperkuat tim nasional, AFC masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari FIFA.
FIFA sendiri telah memberikan respons terhadap putusan CAS yang mengabulkan penangguhan sanksi terhadap tujuh pemain naturalisasi Malaysia. FIFA menyatakan menerima dan tunduk pada keputusan tersebut.
Ketujuh pemain yang dimaksud adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Meskipun FIFA telah menerima penangguhan sanksi, belum ada arahan yang jelas dikeluarkan kepada AFC mengenai izin bermain mereka bersama tim nasional Malaysia.
Kondisi ini menjadi krusial mengingat skuad Harimau Malaya dijadwalkan menghadapi Vietnam dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2027. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Thien Truong Sports Center pada 31 Maret mendatang.
Ikuti Ihram.co.id
