Ihram.co.id — Ai Ogura mengungkapkan rasa kecewanya meski berhasil finis di posisi lima besar pada seri pembuka MotoGP 2026 di Thai Grand Prix.
Rider tim Trackhouse Racing MotoGP Team tersebut menilai performanya di awal balapan sangat buruk, sehingga membuat hasil akhirnya terasa kurang memuaskan meskipun berhasil menyamai salah satu pencapaian terbaiknya di kelas premier.
Balapan yang berlangsung di Chang International Circuit, Thailand, menjadi awal musim yang penuh pelajaran bagi pembalap asal Jepang tersebut.
Baca Juga: Jorge Martin Jagokan Ai Ogura sebagai Kuda Hitam MotoGP Thailand 2026
Start Buruk Jadi Sumber Kekecewaan
Ogura sebenarnya tampil cukup menjanjikan sepanjang akhir pekan balapan. Ia bahkan mampu finis di posisi keempat pada Sprint Race sehari sebelumnya.
Namun situasi berubah drastis saat balapan utama berlangsung. Ogura yang memulai balapan dari posisi delapan justru kehilangan banyak posisi di lap pertama dan turun hingga ke posisi ke-11.
Kondisi tersebut membuatnya harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan dari rombongan pembalap di depannya.
Ogura mengakui bahwa masalah utama bukan berasal dari motor yang ia tunggangi, melainkan dari pendekatan balapnya sendiri saat menghadapi situasi di tengah rombongan.
Menurutnya, cara ia memasuki tikungan ketika berada di belakang banyak motor membuat ritmenya terganggu sehingga tidak mampu memaksimalkan kecepatan sejak awal balapan.
Tekanan Ban Depan Menghambat Performa
Kesulitan Ogura juga dipengaruhi oleh meningkatnya tekanan ban depan ketika ia berada di belakang pembalap lain.
Fenomena yang dikenal sebagai dirty air membuat aliran udara ke motor tidak optimal, sehingga berdampak pada suhu dan tekanan ban depan.
Akibatnya, Ogura kesulitan menyerang dan tidak mampu memperbaiki posisi hingga memasuki lap ke-16 dari total 26 lap yang dilombakan.
Kondisi tersebut membuat potensi kecepatannya tidak bisa dimaksimalkan pada fase awal balapan.
Kuat di Akhir Balapan
Meski kesulitan di awal lomba, Ogura justru tampil sangat cepat pada fase akhir balapan. Ketika sebagian pembalap mulai mengalami penurunan performa akibat keausan ban, ia mampu mencatatkan waktu putaran yang kompetitif.
Dalam beberapa lap terakhir, Ogura bahkan berhasil mendekati pembalap tim pabrikan Aprilia Racing, Jorge Martin.
Namun karena terlambat meningkatkan kecepatan, ia tidak memiliki cukup waktu untuk menyalip dan akhirnya harus puas finis di posisi kelima.
Ogura menilai ia perlu lebih memahami kapan harus mendorong motor secara maksimal dan kapan harus menjaga ritme balapan.
Hasil Sama, Perasaan Berbeda
Finis kelima di MotoGP Thailand 2026 sebenarnya menyamai salah satu hasil terbaik Ogura di kelas premier.
Namun pembalap Jepang tersebut mengaku tidak merasakan kepuasan sama sekali dengan hasil tersebut.
Ia membandingkan situasi ini dengan musim sebelumnya ketika berhasil meraih hasil serupa pada debutnya di MotoGP dan bahkan menjadi pembalap Aprilia terbaik saat itu.
Menurut Ogura, meski posisinya sama, perasaan yang ia rasakan kali ini sangat berbeda karena ia merasa tidak mampu menunjukkan performa terbaik sejak awal balapan.
Bezzecchi Raih Kemenangan
Balapan MotoGP Thailand 2026 akhirnya dimenangkan oleh pembalap Italia Marco Bezzecchi yang tampil konsisten sepanjang lomba.
Sementara itu rekan setim Ogura, Raul Fernandez, tampil impresif dengan meraih podium ketiga pada Sprint Race maupun balapan utama.
Baca Juga: Hasil MotoGP Thailand 2026: Marco Bezzecchi Juara, Marc Marquez Alami Masalah Ban
Hasil tersebut menunjukkan potensi kompetitif tim Trackhouse di awal musim, meskipun beberapa pembalap masih harus beradaptasi untuk memaksimalkan performa motor sejak fase awal balapan.
Ikuti Ihram.co.id
