— Bos tim Repsol Honda Team, Alberto Puig, melontarkan pujian tinggi kepada Pedro Acosta. Ia menilai pebalap muda Red Bull KTM Factory Racing tersebut kini berada di level yang sama dengan sejumlah legenda MotoGP seperti Marc Marquez, Valentino Rossi, dan Casey Stoner.

Pernyataan itu disampaikan Puig dalam wawancara dengan media Spanyol, Diario AS, ketika membahas perkembangan pesat Acosta sejak debutnya di kelas utama pada 2024.

Baca Juga: Pedro Acosta Tampil Sensasional di MotoGP Thailand, Dipuji Setara Valentino Rossi

Puig: Pebalap ‘Spesial’ Jumlahnya Sangat Sedikit

Puig menegaskan bahwa tidak semua pebalap di MotoGP bisa dikategorikan sebagai sosok “spesial”. Menurutnya, hanya segelintir rider dalam sejarah yang memiliki kombinasi bakat alami, keberanian, serta kemampuan teknis luar biasa.

“Saya selalu mengatakan bahwa semua pebalap di sini berani. Tapi pebalap yang spesial, jumlahnya sangat sedikit,” ujar Puig.

Ketika ditanya apakah Acosta kini layak dimasukkan dalam kelompok elite yang selama ini dihuni Marquez, Rossi, Stoner, serta nama-nama besar lain seperti Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa, Puig menjawab tegas, “Ya.”

Puig sendiri pernah bekerja langsung dengan sebagian besar nama tersebut selama berkarier di Honda. Ia menilai kualitas mereka berada di level tertinggi dalam sejarah MotoGP, dan Acosta kini menunjukkan karakteristik serupa.

Performa Acosta Terus Menanjak

Memasuki musim ketiganya di MotoGP 2026, Acosta semakin menunjukkan kematangan. Pebalap asal Murcia itu sukses meraih kemenangan perdananya di kelas utama melalui Sprint Race pada seri pembuka musim di Thailand.

Meski belum meraih kemenangan di balapan utama Grand Prix, performanya konsisten berada di barisan depan. Bahkan, ia sempat memimpin klasemen sementara setelah seri pembuka musim, sebuah pencapaian penting dalam kariernya di kelas premier.

Sebelum naik ke MotoGP, Acosta telah lebih dulu membuktikan kualitasnya dengan meraih dua gelar juara dunia, yakni Moto3 pada 2021 dan Moto2 pada 2023. Rekam jejak tersebut memperkuat keyakinan banyak pihak bahwa ia memiliki fondasi kuat untuk menjadi penantang gelar di MotoGP.

Potensi Tantangan Besar di Masa Depan

Di tengah performa impresifnya bersama KTM, masa depan Acosta juga menjadi sorotan. Ia santer dikabarkan akan bergabung dengan Ducati pada era regulasi baru MotoGP 2027.

Jika kepindahan itu terwujud, Acosta berpotensi menjadi rekan setim Marquez di tim pabrikan Ducati. Situasi tersebut diyakini akan menjadi ujian terbesar dalam kariernya, mengingat keduanya dikenal memiliki ambisi besar dan karakter kompetitif.

Baca Juga: Klasemen Sementara MotoGP 2026: Pedro Acosta Pimpin Puncak, Marco Bezzecchi Tempel Ketat

Namun, Acosta sebelumnya menyatakan bahwa kesempatan belajar dari pebalap terbaik dunia bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti.

Dengan usia yang masih 21 tahun dan pengalaman yang terus bertambah, Acosta kini tak lagi sekadar disebut sebagai talenta muda menjanjikan. Menurut Puig, ia sudah layak disejajarkan dengan para ikon besar MotoGP—sebuah pengakuan yang menegaskan bahwa bintang baru tengah bersinar di kelas premier.