Ihram.co.id — Bek muda AFC Bournemouth, Alex Jimenez, secara terbuka mengungkapkan impian terbesarnya untuk kembali memperkuat klub masa kecilnya, Real Madrid, di masa depan. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh pemain berusia 20 tahun tersebut dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Mundo Deportivo.
Jimenez, yang menghabiskan lebih dari satu dekade di akademi Real Madrid, La Fabrica, sebelum pindah ke AC Milan pada tahun 2023, kini tengah menikmati musim debutnya di Premier League bersama Bournemouth.
Kepindahannya ke klub Inggris tersebut terjadi melalui status pinjaman dengan klausul pembelian wajib yang telah diaktifkan pekan lalu, menjadikannya pemain permanen di Vitality Stadium hingga 2031.
Fokus pada Bournemouth, Namun Mimpi Tetap Ada
Meskipun saat ini ia merasa bahagia dan fokus penuh pada performanya bersama Bournemouth, Jimenez tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke Santiago Bernabeu.
“Saat ini saya fokus pada Bournemouth, pada musim ini, tetapi kembali ke sana akan menjadi mimpi bagi saya karena saya tumbuh di sana dan itu adalah tempat di mana saya belajar menjadi diri saya sekarang,” ujar Jimenez.
Keputusan Jimenez untuk bergabung dengan Bournemouth pada September 2025 lalu didorong oleh keinginan bermain di Premier League dan kesempatan yang diberikan oleh klub tersebut kepada pemain muda. Ia juga menyebutkan peran pelatih asal Spanyol yang membantunya beradaptasi.
“Saya percaya saya tidak akan mendapatkan menit bermain yang saya inginkan musim ini, dan kesempatan ini muncul. Saya melihatnya sebagai sebuah kesempatan, dan saya pikir saya memanfaatkannya dengan baik. Saya sangat menghargai memiliki pelatih asal Spanyol, berpikir dia bisa membantu saya berintegrasi ke dalam tim. Akhirnya, pindah negara dan bahasa membuat perbedaan,” jelasnya.
Perjalanan Karier Jimenez
Jimenez bergabung dengan akademi Real Madrid pada tahun 2012 dan menghabiskan 10 tahun di sana sebelum pindah ke AC Milan pada musim panas 2023. Setelah menunjukkan performa apik di Italia, ia dipinjamkan ke Bournemouth pada September 2025, di mana klausul pembelian wajibnya akhirnya teraktivasi.
Kehidupan di Bournemouth digambarkan Jimenez lebih tenang dibandingkan di Milan atau Madrid, yang membantunya lebih fokus pada sepak bola. Kehadiran keluarganya di Inggris juga memberikan dukungan moral.
“Saya merasa nyaman. Ini adalah kehidupan yang jauh lebih tenang daripada yang biasa saya jalani di Milan atau Madrid, dan saya pikir itu membantu saya untuk lebih fokus pada sepak bola. Keluarga saya tinggal bersama saya, dan saya memiliki rutinitas sehari-hari yang sangat damai,” ungkapnya.
Ikuti Ihram.co.id
