Real Madrid sukses memetik kemenangan tipis 2-1 atas Alaves di Stadion Santiago Bernabeu yang sekaligus menandai poin penuh pertama mereka di bulan April. Kemenangan ini membuat Los Blancos kini terpaut enam poin dari Barcelona di puncak klasemen, meskipun tim asuhan Carlo Ancelotti tersebut memiliki jumlah pertandingan yang lebih banyak.

Usai pertandingan, Alvaro Arbeloa menegaskan bahwa perburuan gelar juara La Liga masih sangat terbuka bagi Real Madrid. Menurutnya, seluruh elemen tim memiliki kewajiban untuk terus berjuang selama peluang secara hitungan matematika masih memungkinkan untuk dikejar hingga akhir musim nanti.

Baca Juga: Singkirkan Manchester City di Liga Champions, Alvaro Arbeloa Sebut Kualitas Pemain Madrid Jadi Penentu Kemenangan

Arbeloa menjelaskan bahwa tantangan besar sudah menanti dengan jadwal tiga pertandingan tandang berturut-turut, termasuk laga krusial menghadapi Sevilla. Tim dituntut untuk segera memulihkan kondisi fisik guna menjaga konsistensi dalam upaya menyapu bersih tujuh pertandingan tersisa musim ini.

Persaingan Gelar dan Evaluasi Performa Tim

Arbeloa memandang sisa kompetisi sebagai misi yang harus diselesaikan dengan kemenangan di setiap laga tanpa terkecuali. Ia menyatakan bahwa target memenangkan seluruh pertandingan yang tersisa adalah fokus utama yang telah ditetapkan oleh internal tim saat ini.

Baca Juga: Hasil HT Real Madrid Vs Alaves 1-0: Gol Mbappe Bawa Los Blancos Unggul

“Tentu saja masih ada peluang di Liga. Secara matematis masih ada dan kami akan terus memperjuangkannya. Itulah yang dituntut dari kami, dan kami harus terus bertarung sampai saat itu tiba,” ujar Arbeloa kepada seperti dikutip dari OKDiario.

Terkait jalannya pertandingan melawan Alaves, Arbeloa memberikan catatan positif pada penampilan tim di paruh pertama yang dinilai sangat dominan. Namun, ia menyayangkan kegagalan para pemain untuk segera menyelesaikan laga lebih awal sehingga tim lawan sempat memiliki momentum di babak kedua.

“Ini adalah pertandingan dengan babak pertama yang hebat, kami sangat dominan. Sayang sekali kami tidak menutup pertandingan lebih awal karena kami memiliki banyak peluang, dan kami membiarkan laga tetap hidup hingga akhir,” tambahnya.

Tanggapan Atas Siulan Fans Terhadap Pemain

Dalam kesempatan yang sama, Arbeloa juga memberikan tanggapan terkait adanya siulan dari penonton yang diarahkan kepada Vinicius Junior dan Eduardo Camavinga. Ia menilai fenomena tersebut sebagai bagian dari tingginya standar dan ekspektasi yang selalu ada di markas Real Madrid.

Baca Juga: Klasemen Liga Inggris Terbaru: Dipermalukan Brighton, Chelsea Terlempar dari Enam Besar

“Saya tidak memiliki perasaan bahwa itu hanya ditujukan kepada Vini. Kita akan selalu berhadapan dengan debat ini karena tuntutan yang ada di stadion ini. Saat masih menjadi pemain, saya juga pernah disiuli sebagai bentuk tuntutan,” tutur Arbeloa.

Ia memberikan apresiasi khusus bagi Vinicius yang dianggap memiliki mentalitas kuat untuk terus berjuang demi tim meskipun berada di bawah tekanan penggemar. Mengenai Camavinga, Arbeloa menyebut sang pemain tetap tampil baik dan memiliki fleksibilitas serta pengalaman yang krusial bagi skuat meski masih berusia muda.

“Kita tidak bisa memungkiri sikap Vini yang tidak pernah bersembunyi. Dia adalah madridista sejati yang sangat merasakan makna jersei ini. Camavinga juga telah kembali ke lapangan, membantu tim, dan memiliki versatilitas serta pengalaman yang luar biasa,” pungkas Arbeloa.