— Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memberikan konfirmasi mengenai kondisi bek muda Raul Asencio yang mengalami cedera saat timnya bertanding melawan Benfica dalam lanjutan Liga Champions. Arbeloa menyatakan bahwa cedera yang dialami Asencio dipastikan tidak terlalu parah, memberikan kelegaan bagi kubu Los Blancos yang tengah dilanda badai cedera di lini pertahanan.

Asencio terpaksa ditarik keluar lapangan pada menit ke-77 pertandingan setelah mengalami benturan keras dengan rekan setimnya, Eduardo Camavinga, saat berusaha memenangkan duel udara. Insiden tersebut membuat Asencio terkapar di lapangan dan harus mendapatkan perawatan medis intensif sebelum akhirnya dibawa keluar dengan tandu sambil mengenakan penyangga leher. Kejadian ini sempat menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan pemain, staf pelatih, dan para penggemar Real Madrid.

Kabar Terbaru dari Arbeloa

Dalam konferensi pers pasca pertandingan, Arbeloa mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan cedera Asencio tidak serius. “Sepertinya cedera Asencio tidak terlalu parah. Ini masalah pada lehernya,” ujar Arbeloa, dilansir dari berbagai laporan media. Pernyataan ini disambut baik oleh Real Madrid, mengingat mereka telah kehilangan beberapa pemain kunci di lini pertahanan akibat cedera dalam beberapa waktu terakhir, seperti Eder Militao dan Dean Huijsen.

Meskipun demikian, belum ada kepastian apakah Asencio dapat diturunkan dalam pertandingan Real Madrid berikutnya melawan Getafe di La Liga. Arbeloa sendiri mengakui bahwa timnya sempat merasa sangat khawatir melihat kondisi Asencio yang terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans. “Ketika kami melihat Asencio dibawa dengan tandu, kami sangat takut, tetapi tampaknya itu tidak terlalu serius. Semoga ini hanya ketakutan sementara,” tambah Arbeloa.

Riwayat Cedera Raul Asencio

Raul Asencio, yang merupakan produk akademi Real Madrid, telah menjadi pemain kunci di lini pertahanan tim musim ini. Pemain berusia 23 tahun itu telah tampil dalam 28 pertandingan di berbagai kompetisi dan mencetak dua gol. Sebelumnya, Asencio juga diketahui sempat bermain dengan kondisi cedera retak pada tulang keringnya (tibia) selama beberapa minggu. Ia bahkan mengabaikan saran medis untuk beristirahat selama 6-8 minggu demi memperkuat pertahanan tim yang sedang krisis. Keputusan ini diambilnya mengingat Real Madrid tengah kekurangan pemain bertahan akibat badai cedera yang menimpa sejumlah pemain utama.

Meski mengambil risiko, Asencio menjalani perawatan minimal invasif untuk mengatasi masalah tersebut. Ia bertekad untuk tidak berhenti bermain dan siap menghadapi pertandingan penting, termasuk melawan Villarreal dan Benfica. Dengan kondisi fisiknya yang kembali bugar setelah jeda, Arbeloa menilai Asencio sebagai bek paling bugar di skuad saat ini.

Konteks Pertandingan dan Cedera Lainnya

Insiden cedera Asencio terjadi pada pertandingan leg kedua babak playoff Liga Champions melawan Benfica, di mana Real Madrid berhasil meraih kemenangan 2-1 dan lolos ke babak berikutnya dengan agregat 3-1. Gol-gol Real Madrid dicetak oleh Aurelien Tchouaméni dan Vinicius Junior, sementara gol Benfica dicetak oleh Rafa Silva. Pertandingan tersebut juga diwarnai dengan cederanya Kylian Mbappe, yang tidak dapat diturunkan karena masalah pada lututnya. Arbeloa menyatakan bahwa Mbappe kemungkinan akan absen lebih dari sekadar beberapa hari untuk pemulihan total.

Kondisi lini pertahanan Real Madrid memang menjadi perhatian serius. Selain cedera yang menimpa Militao, Huijsen, David Alaba yang masih dalam pemulihan dari cedera ACL musim lalu, serta Aurélien Tchouaméni yang juga sempat mengalami cedera pergelangan kaki, membuat Arbeloa harus terus memutar otak dalam meracik komposisi pemain belakangnya. Kehadiran dan performa Asencio menjadi sangat vital dalam situasi krisis ini, dan kabar mengenai cederanya yang tidak parah tentu menjadi angin segar bagi tim.