— Tunggal putra masa depan Indonesia, Alwi Farhan, mematok target tinggi untuk kalender kompetisi tahun 2026.

Pemain berusia 20 tahun tersebut berambisi menembus peringkat delapan besar dunia BWF agar bisa mengamankan status unggulan dalam setiap turnamen yang diikutinya.

Alwi menutup tahun 2025 dengan performa yang cukup menjanjikan. Berada di peringkat ke-17 dunia, ia telah melewati jadwal padat dengan mengikuti 21 turnamen, termasuk kesuksesan meraih gelar juara di Super 300 Macau Open serta medali emas nomor beregu dan perorangan di SEA Games.

Mengejar Status Unggulan

Bagi Alwi, menembus jajaran Top 8 bukan sekadar soal gengsi, melainkan strategi untuk mempermudah langkah di babak-babak awal turnamen besar. Dengan status unggulan (seeded), ia bisa menghindari pertemuan dini dengan pemain-pemain papan atas dunia.

“Ya ingin dapet seeded. Top 8. Insya Allah. Semoga lah, bismillah,” ujar Alwi saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Alwi telah memetakan sejumlah turnamen prioritas sepanjang tahun ini. Meski enggan membeberkan secara rinci demi menjaga fokus mental, ia menegaskan kesiapannya menghadapi jadwal padat BWF 2026.

Agenda Padat dan Asian Games 2026

Tahun 2026 akan menjadi ujian berat bagi para pebulutangkis dunia. Selain turnamen rutin seperti All England, Kejuaraan Dunia, dan Kejuaraan Asia, terdapat ajang multievent bergengsi Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang.

Berikut adalah beberapa capaian dan agenda Alwi Farhan di awal tahun 2026:

TurnamenStatus/JadwalHasil
Malaysia Open 2026 (Super 1000)SelesaiBabak 32 Besar
Indonesia Masters 2026 (Super 500)20-25 Januari 2026Akan Bertanding

“Saya akan berusaha keras untuk mencapai target-target yang sudah ditetapkan dari diri saya sendiri, dari psikologi saya, dan juga badan saya. Ada turnamen prioritas, cuma saya tidak bisa cerita,” tambahnya.

Menjaga Mentalitas “Lapar” Gelar

Setelah terhenti di babak awal Malaysia Open, Alwi kini mengalihkan fokus sepenuhnya pada turnamen Indonesia Masters 2026 yang akan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno (GBK). Ia berjanji akan terus mempertahankan ambisinya untuk meraih prestasi lebih tinggi.

Pastinya saya ke depannya bakal akan selalu lapar gelar. Seperti Alwi yang biasanya, akan selalu ambisius. Akan selalu belajar dari apapun pengalamannya, mau menang ataupun kalah,” tegas Alwi.

Ia berharap proses pembelajaran dari setiap pertandingan dapat membantunya mencapai progres yang konsisten sepanjang tahun ini. “Selalu ambil lesson to learn-nya. Jadi semoga ke depannya saya bisa ber-progress,” pungkasnya.