Ihram.co.id — Umat Islam memasuki penghujung bulan Rajab 1447 Hijriah yang jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026.
Berdasarkan keterangan para ulama, terdapat sejumlah amalan khusus yang dianjurkan untuk dikerjakan pada Jumat terakhir bulan Rajab, mulai dari zikir saat khutbah hingga doa menyambut bulan Sya’ban.
Amalan Zikir 35 Kali Saat Khutbah Kedua
Salah satu amalan yang masyhur di kalangan umat Islam adalah membaca zikir khusus saat pelaksanaan salat Jumat. Amalan ini berupa pembacaan kalimat “Ahmad Rasûlullâh Muhammad Rasûlullâh” sebanyak 35 kali.
Berdasarkan informasi dari laman NU Jatim dan NU Lampung, zikir tersebut dibaca ketika khatib sedang menyampaikan khutbah kedua.
Mengenai keutamaannya, para ulama menyebutkan bahwa amalan ini berkaitan dengan kelancaran rezeki. Al-Habib Ali bin Hasan Baharun dalam kitab Al-Fawaid al-Mukhtarah mencatat keterangan dari gurunya, al-Habib Zain bin Ibrahim bin Smith sebagai berikut:
“Agar uang tak kunjung habis di sepanjang tahun (dianjurkan) membaca amalan ini sebanyak 35 kali di akhir Jumat bulan Rajab saat khutbah kedua, yaitu Ahmad Rasûlullâh Muhammad Rasûlullâh. Amalan ini telah dicoba oleh banyak orang dan terbukti berhasil.”
Keterangan serupa juga ditemukan dalam kitab Kanzun Najah was Surur karya Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Quds Al-Makki yang mengutip nasihat Syekh Ali Al-Ajhuri.
Dalam catatan tersebut, pembacaan zikir ini diyakini membuat dirham atau uang tidak terputus dari tangan seseorang selama setahun tersebut.
Daftar Doa dan Zikir Lain di Akhir Rajab
Selain zikir saat khutbah Jumat, terdapat rangkaian amalan lain yang dapat dilakukan oleh umat Islam di penghujung bulan Rajab.
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan melalui kanal digital MUI dan Detikcom, berikut adalah beberapa poin amalannya:
- Istighfar 70 Kali: Membaca “Allahummaghfir li warhamni wa tub ‘alayya” (Ya Allah, ampunilah aku, kasihilah aku dan terimalah tobatku).
- Tasbih Penghujung Rajab: Membaca “Subhanallahir-ra’ûf” (Mahasuci Allah Yang Maha Belas Kasih) yang dianjurkan pada tanggal 21 hingga 30 Rajab.
- Doa 27 Rajab: Mengingat 16 Januari 2026 bertepatan dengan 27 Rajab (Isra Mikraj), umat Islam dapat membaca doa permohonan rahmat dan pengabulan hajat yang merujuk pada peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW.
Umat Islam juga dianjurkan untuk terus memanjatkan doa yang diajarkan Rasulullah SAW saat memasuki bulan Rajab untuk menyambut bulan-bulan berikutnya. Doa tersebut berbunyi: “Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya’bana wa ballighna Ramadhana” yang berarti permohonan keberkahan di bulan Rajab dan Sya’ban serta harapan untuk dipertemukan dengan bulan Ramadhan.
Waktu Mustajab pada Hari Jumat
Pemilihan hari Jumat sebagai waktu beramal merujuk pada statusnya sebagai hari yang mulia di sisi Allah SWT. Mengutip hadis riwayat Ibnu Majah dari jalur Sa’ad bin Ubadah, hari Jumat merupakan “tuan” dari segala hari yang memiliki waktu-waktu khusus untuk pengabulan doa.
Syekh Dr. Wahbah Az-Zuhaili dalam ensiklopedia fikihnya menjelaskan bahwa salah satu waktu yang paling kuat (rajih) sebagai saat dikabulkannya doa (sa’atul ijabah) adalah sejak imam duduk di atas mimbar hingga salat Jumat selesai dilaksanakan. Hal ini menjadi landasan mengapa doa dan zikir tertentu dianjurkan dibaca saat prosesi khutbah berlangsung.
MUI Digital mencatat bahwa amalan-amalan ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual. Pelaksanaannya diharapkan dapat menghidupkan waktu-waktu mulia dengan amal saleh sembari tetap diiringi dengan usaha dan tawakal kepada Allah SWT.
Informasi mengenai jadwal penanggalan dan panduan amalan Jumat terakhir bulan Rajab ini dihimpun berdasarkan keterangan resmi dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), NU Online Lampung, NU Online Jatim, serta data konversi kalender Hijriah Kementerian Agama RI.
Ikuti Ihram.co.id
