— Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengakui timnya menghadapi tantangan berat saat menjamu Rayo Vallecano di La Liga pada Minggu sore. Kekalahan telak 4-2 dari SL Benfica di Liga Champions tengah pekan lalu membuat Real Madrid gagal melaju ke babak 16 besar dan diperkirakan akan mendapat sambutan kurang hangat dari para pendukung di Santiago Bernabeu.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Arbeloa menyatakan bahwa timnya harus tampil fokus dan maksimal untuk meraih kemenangan demi menjaga persaingan di papan atas klasemen. “Rayo adalah tim yang tangguh, agresif. Akan sulit, dan kami harus fokus untuk tampil sebaik mungkin,” ujar Arbeloa.

Menanggapi kemungkinan reaksi fans, Arbeloa berharap dukungan penuh seperti pada laga kandang sebelumnya. “Saya selalu meminta dukungan mereka, karena kami lebih kuat bersama mereka. Tujuannya adalah menang dan terus berjuang untuk gelar liga,” katanya. Ia menambahkan, “Jika kita ingin tetap bersaing, kita membutuhkan mereka. Melawan Monaco, kita bersatu, dan terlihat bahwa dengan mereka, segalanya jauh lebih mudah.”

Nasib Carvajal dan Ceballos

Arbeloa juga ditanya mengenai minimnya kesempatan bermain bagi kapten Dani Carvajal dan gelandang Dani Ceballos sejak ia mengambil alih kepelatihan. Ia menjelaskan bahwa prioritas utama bagi Carvajal adalah menjalani latihan yang konsisten tanpa cedera kambuhan.

“Dengan Dani, tujuan utamanya adalah agar dia memiliki latihan yang konsisten. Untuk mendapatkan waktu bermain dan menghindari kekambuhan. Saya ingin melangkah selangkah demi selangkah, dengan sabar. Tapi kita perlu sedikit lebih banyak waktu,” jelas Arbeloa.

Mengenai Ceballos, Arbeloa menegaskan kualitasnya. “Dan dengan Ceballos… kita semua tahu kualitas dan kemampuannya. Dia adalah pemain yang dibutuhkan. Dan dia akan sangat penting dari sekarang hingga akhir musim,” imbuhnya.

Peran Vinicius dan Konsistensi Tim

Menanggapi perdebatan mengenai manajemen pemain seperti Vinicius Jr. yang tetap bermain meski performanya menurun, Arbeloa menyatakan selalu ingin menurunkan pemain terbaik.

“Saya memahami perdebatan itu, tetapi saya selalu menginginkan pemain terbaik di lapangan. Dan semakin banyak menit mereka tersedia untuk tim, semakin baik,” kata Arbeloa. Ia mencontohkan kontribusi Vinicius. “Di Villarreal, gol datang dari permainan yang sangat bagus oleh Vinicius, misalnya; yang kedua. Mereka bisa membuat perbedaan kapan saja. Akan ada orang yang bukan penggemar Madrid dan tidak ingin mereka ada di lapangan.”

Terkait anggapan Kylian Mbappe mengenai kurangnya mentalitas tim setelah laga kontra Benfica, Arbeloa menegaskan fokus pada perbaikan. “Kami sedang berupaya mencari solusi. Dan ini bukan saatnya untuk kecewa atau euforia. Hanya untuk bekerja.”

Arbeloa juga menepis kekhawatiran soal kondisi fisik dan kecepatan tim. “Seperti yang saya katakan, sekarang saatnya bekerja. Kami punya waktu dua minggu untuk melakukannya di semua tingkatan… dan itulah yang kami inginkan dan targetkan.”

Ia menambahkan, “Ada 18 hari… atau 19… dan akan ada waktu bersama para pemain untuk berkembang, untuk membawa segalanya ke level berikutnya. Dan itulah yang menunggu kita setelah besok.”

Menyinggung soal performa tim yang dinilai ‘bermuka dua’, Arbeloa mengakui perlunya konsistensi. “Itulah tepatnya yang saya katakan kepada Anda: kami bekerja keras, menganalisis apa yang perlu kami lakukan untuk mempertahankan konsistensi. Dan saya pikir kami akan mencapainya. Tapi kami butuh waktu untuk bekerja, tentu saja.”

Butuh Waktu dan Kepercayaan

Arbeloa menegaskan bahwa ia membutuhkan waktu untuk menanamkan ide dan prinsipnya kepada tim. “Bukan soal dekat atau jauh… kami belum punya banyak waktu… dan meskipun saya sangat berterima kasih atas sambutan para pemain dan komitmen mereka, itu butuh waktu.”

Ia menambahkan, “Tidak peduli seberapa banyak kami menjelaskannya, itu akan diinternalisasi di lapangan. Kami sangat ingin periode ini tiba agar kami bisa mulai bekerja. Dan saya punya banyak kepercayaan.”

Arbeloa tidak melihat kekalahan dari Benfica membuat tim kembali ke titik nol. “Tidak. Kami fokus pada Rayo, sepenuhnya sadar akan kesulitan dan tuntutan pertandingan. Dan hanya itu yang kami konsentrasikan.”

Ia menekankan pentingnya peningkatan berkelanjutan. “Dan terus berkembang, tumbuh. Dan mengetahui bahwa performa setiap orang harus sangat tinggi untuk memenangkan setiap pertandingan. Ini bukan sesuatu yang hanya terjadi pada kami, tetapi pada semua orang. Jika Anda ingin menang, Anda harus berada di level yang sangat tinggi baik secara kolektif maupun individu.”

Arbeloa juga menyatakan tidak menyesali keputusan apa pun yang diambilnya dalam pertandingan melawan Albacete dan Benfica. “Tidak, penyesalan adalah jalan buntu. Saya mencoba belajar ketika ada hal yang tidak berjalan baik. Itulah pendekatan saya. Untuk mengetahui di mana saya bisa meningkatkan diri, seperti yang telah saya katakan kepada para pemain, bahwa saya pasti akan membuat kesalahan terkadang.”

Saat ditanya mengenai pesan yang disampaikannya kepada para pemain setelah kekalahan dari Benfica, Arbeloa memilih untuk tidak merincinya. “Saya mengerti Anda ingin tahu, tetapi itu urusan antara saya dan para pemain.”