— Rumor transfer pemain muda Bayern Munich, Michael Olise, ke Real Madrid santer beredar setelah penampilannya yang luar biasa di Santiago Bernabeu awal pekan ini. Namun, direktur olahraga Bayern Munich, Max Eberl, dengan tegas menepis spekulasi tersebut, menegaskan bahwa tidak ada kemungkinan sedikit pun bagi Olise untuk meninggalkan klub.

Pemain sayap asal Prancis berusia 24 tahun itu menjadi salah satu pemain paling menonjol bagi Bayern dalam pertandingan yang berlangsung pada Selasa lalu di Bernabeu, di mana tim Jerman tersebut berhasil memenangkan laga dengan skor 2-1. Penampilan Olise yang memukau tersebut dilaporkan telah menarik perhatian serius dari Florentino Perez, presiden Real Madrid.

Menurut laporan dari Jerman, Real Madrid bahkan tengah mempertimbangkan untuk mengajukan tawaran sekitar €160-165 juta demi mendapatkan jasa Olise. Namun, Bayern Munich segera bertindak cepat untuk meredam spekulasi yang berkembang terkait pemain yang terikat kontrak hingga tahun 2029 tersebut.

Penolakan Tegas Bayern Munich atas Spekulasi Transfer

Max Eberl, direktur olahraga Bayern Munich, memberikan respons yang sangat lugas ketika ditanya mengenai situasi Olise dalam wawancara dengan Sky Sport di Jerman. Pernyataan Eberl ini secara efektif menutup pintu bagi setiap upaya transfer yang dilakukan oleh klub lain.

“Tidak, sama sekali tidak. Tidak ada kemungkinan sedikit pun bahwa kami akan membiarkannya pergi,” ujar Eberl, sebagaimana dikutip oleh Mundo Deportivo.

Eberl menambahkan bahwa Bayern memiliki proyek jangka panjang dan Michael Olise merasa sangat nyaman di klub. Ia juga meyakini bahwa tim dapat meraih kesuksesan bersama pemain tersebut. Hal ini mengindikasikan komitmen Bayern untuk mempertahankan Olise sebagai bagian inti dari skuad mereka.

Fabrizio Romano juga melaporkan bahwa Bayern Munich tidak akan mempertimbangkan untuk menjual Olise, bahkan jika ada tawaran rekor yang diajukan oleh Real Madrid atau klub lain. Dengan demikian, meskipun Real Madrid mungkin memiliki minat terhadap mantan pemain Crystal Palace itu, perpindahannya pada musim panas ini tidak akan terjadi.

Apresiasi untuk Kemenangan dan Dukungan Pelatih Kompany

Dalam kesempatan yang sama, Max Eberl juga merefleksikan kemenangan Bayern Munich atas Real Madrid yang terjadi di pertengahan pekan. Kemenangan 2-1 di Bernabeu merupakan pencapaian signifikan bagi klub, setelah lebih dari dua dekade tidak pernah menang di kandang Real Madrid.

“Dua hari telah berlalu. Kami menang di Bernabeu untuk pertama kalinya dalam lebih dari 20 tahun, itu cukup bagi saya… tapi ya, penalti pada Olise seharusnya bisa diberikan. Bagaimanapun, saya pikir, secara umum, wasit (Michael Oliver) melakukan pekerjaan yang sangat, sangat baik,” kata Eberl, dilansir dari MARCA.

Eberl juga memberikan pujian kepada pelatih Vincent Kompany karena telah membimbing tim dengan sangat baik, meskipun Kompany memiliki pengalaman kepelatihan yang relatif minim. Eberl menyoroti kualitas Kompany dalam memimpin tim.

“Mengelola tim dan mewakili klub dengan kombinasi kualitas ini pada usia 40 tahun sungguh istimewa,” tutur Eberl.

Eberl membela Kompany dari kritik dan opini publik yang mengelilingi mantan bek Manchester City tersebut. Ia secara khusus memuji mentalitas dan sikap Kompany, serta caranya membentuk gaya bermain tim yang diadaptasi dengan skuad Bayern. Bayern Munich akan menghadapi leg kedua dengan keunggulan satu gol di kandang, namun Real Madrid tetap percaya diri dapat membalikkan keadaan.