Real Madrid dipastikan tidak akan diperkuat dua pemain belakang andalannya, Antonio Rudiger dan Trent Alexander-Arnold, saat melakoni laga tandang melawan Benfica dalam lanjutan Liga Champions pada Kamis, 29 Januari 2026, pukul 03:00 WIB. Kehilangan kedua pemain kunci ini menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Alvaro Arbeloa yang sedang berjuang mengamankan posisi di babak gugur.

Absennya Rüdiger dan Alexander-Arnold menambah daftar panjang pemain Real Madrid yang mengalami cedera, terutama di lini pertahanan. Sebelumnya, Éder Militão dan Ferland Mendy juga telah dipastikan absen dalam jangka waktu yang cukup lama. Situasi ini memaksa Arbeloa untuk mengandalkan duet bek tengah Raúl Asencio, yang bermain dengan cedera tulang kering, dan Dean Huijsen untuk mengawal lini belakang tim.

Meskipun demikian, ada sedikit kabar baik dari kubu Real Madrid. Antonio Rüdiger dan Trent Alexander-Arnold dilaporkan telah memulai latihan parsial bersama tim dan diharapkan segera kembali merumput. Namun, untuk pertandingan krusial melawan Benfica, keduanya dipastikan belum bisa diturunkan. Kabar lain yang sedikit mengkhawatirkan adalah Kylian Mbappé dan Álvaro Carreras yang juga tidak mengikuti latihan penuh jelang pertandingan, meski diperkirakan akan tetap dimainkan.

Krisis Lini Pertahanan Madrid

Kondisi pertahanan Real Madrid memang tengah menjadi sorotan utama. Dengan absennya Rüdiger dan Alexander-Arnold, Arbeloa harus memutar otak mencari solusi terbaik. Raúl Asencio dan Dean Huijsen akan mendapatkan kesempatan untuk membuktikan diri di panggung sebesar Liga Champions. Absennya pemain-pemain kunci ini tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi Benfica yang juga membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa lolos ke fase gugur.

Pelatih Benfica, José Mourinho, yang merupakan mantan pelatih Real Madrid, diprediksi akan memanfaatkan situasi ini. Mourinho dikenal sebagai pelatih yang cerdik dalam memanfaatkan setiap kelemahan lawan. Pertemuan antara Mourinho dan Arbeloa, yang pernah dilatih Mourinho di Real Madrid, diprediksi akan menjadi duel taktik yang menarik.

Peluang Benfica dan Real Madrid

Bagi Benfica, pertandingan ini adalah laga penentuan. Mereka wajib meraih kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke babak playoff Liga Champions. Saat ini, Benfica berada di posisi ke-29 klasemen dengan enam poin, terpaut dua poin dari zona playoff. Kekalahan atau hasil imbang akan memastikan mereka tersingkir dari kompetisi Eropa musim ini.

Sementara itu, Real Madrid berada dalam posisi yang lebih nyaman. Dengan lima kemenangan dari tujuh pertandingan fase grup, mereka menduduki peringkat ketiga klasemen dan hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tiket otomatis ke babak 16 besar. Kemenangan akan semakin mengukuhkan posisi mereka dan menghindari babak playoff yang berpotensi menyulitkan.

Meski demikian, pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, menekankan pentingnya fokus dan tidak meremehkan Benfica. “Kami tahu ini adalah pertandingan penting melawan tim yang dilatih oleh José Mourinho. Kami harus siap menghadapi mereka dan bermain dengan intensitas tinggi,” ujar Arbeloa dalam konferensi pers pra-pertandingan. Ia juga menambahkan bahwa meskipun ada beberapa pemain yang absen, tim memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menghadapi tantangan ini.

Rekor Pertemuan dan Performa Terkini

Secara historis, kedua tim pernah bertemu di Liga Champions pada musim 1964-65, di mana Benfica berhasil lolos dengan keunggulan agregat 6-3. Namun, dalam pertemuan terakhir kedua tim di Liga Champions, Real Madrid berhasil meraih kemenangan 2-1 pada 17 Maret 1965. Statistik pertemuan terakhir di berbagai kompetisi menunjukkan performa yang berbeda.

Real Madrid datang ke Lisbon dengan tiga kemenangan beruntun, termasuk kemenangan meyakinkan 6-1 atas Monaco di Liga Champions dan kemenangan 2-0 atas Villarreal di La Liga. Sementara itu, Benfica baru saja meraih kemenangan 4-0 atas Estrela da Amadora di liga domestik, namun performa mereka di Liga Champions sejauh ini masih inkonsisten dengan lima kekalahan dari tujuh pertandingan.

Pertandingan antara Benfica dan Real Madrid ini diprediksi akan berlangsung sengit. Benfica akan bermain habis-habisan demi menjaga harapan mereka di kancah Eropa, sementara Real Madrid akan berupaya mengamankan tiket ke babak gugur dengan performa terbaik mereka, meskipun dengan beberapa keterbatasan di lini pertahanan.