Xiaomi kembali mencetak kejutan di luar bisnis utamanya sebagai produsen perangkat elektronik. Meski belum resmi meluncur ke publik, mobil listrik terbaru Xiaomi, SU7 Facelift, telah mencatatkan sekitar 100 ribu unit pemesanan hanya dalam waktu dua pekan. Capaian ini menegaskan tingginya minat pasar terhadap langkah Xiaomi di industri otomotif listrik.

Berdasarkan laporan CarNewsChina, angka pemesanan tersebut terakumulasi sejak 7 hingga 22 Januari 2025. Padahal, Xiaomi Auto baru menjadwalkan peluncuran resmi SU7 terbaru pada April 2025. Pengiriman perdana kepada konsumen juga diperkirakan berlangsung pada bulan yang sama.

Pesanan Tinggi Sebelum Peluncuran Resmi

Lonjakan pemesanan terjadi di berbagai kota besar di China. Sejumlah tenaga penjual di dealer Xiaomi wilayah Beijing melaporkan volume pemesanan di kisaran 200 hingga 400 unit per gerai. Sementara itu, dealer individu di Shanghai dan Wuhan masing-masing telah mencatat lebih dari 100 unit pesanan.

Dengan total jaringan mencapai sekitar 477 toko di seluruh China, Xiaomi diperkirakan berhasil mengumpulkan sekitar 100 ribu unit pesanan dalam kurun waktu kurang dari dua minggu.

Angka tersebut dinilai mencerminkan kepercayaan konsumen terhadap ekosistem Xiaomi, meski perusahaan tersebut masih tergolong pendatang baru di industri otomotif global.

Xiaomi SU7 terbaru pertama kali diperkenalkan pada awal Januari 2025. Sedan listrik ini dipasarkan dengan harga mulai dari 215.900 yuan hingga 299.900 yuan, atau setara sekitar Rp518 juta sampai Rp720 juta, tergantung varian.

Dengan banderol tersebut, Xiaomi SU7 menyasar segmen menengah hingga premium, sekaligus menempatkan diri sebagai penantang serius bagi merek-merek kendaraan listrik yang lebih dulu mapan di pasar China.

Penyegaran Desain Eksterior

Desain Eksterior Xiaomi Su7 2026
Peningkatan pada bumper dan roda yang kini tampak lebih agresif. Foto: Xiaomi

Dari sisi tampilan, Xiaomi SU7 terbaru masih mempertahankan desain dasar model sebelumnya. Namun, perusahaan melakukan sejumlah penyegaran pada beberapa bagian, seperti desain bumper depan, ukuran roda, serta model pelek yang kini tampil lebih modern dan agresif.

Penyegaran ini ditujukan untuk memperkuat kesan sporty sekaligus meningkatkan daya tarik visual tanpa mengubah karakter utama kendaraan.

Peningkatan Teknologi dan Keselamatan

Fitur Teknologi Xiaomi Su7
Sensor LiDAR ditempatkan pada bagian atap untuk meningkatkan kemampuan Otonom. Foto: Xiaomi

Pembaruan paling signifikan hadir di sektor teknologi. Xiaomi kini menyematkan fitur LiDAR dan sistem Xiaomi HAD pada seluruh varian SU7 terbaru. Kemampuan komputasi Advanced Driver Assistance System (ADAS) juga ditingkatkan dengan versi terbaru, guna menunjang fitur berkendara semi-otonom.

Aspek keselamatan turut diperkuat dengan penambahan dua kantung udara serta sistem cadangan daya untuk door lock, yang dirancang untuk meningkatkan keamanan penumpang dalam berbagai kondisi.

Pada sektor performa, Xiaomi meningkatkan tenaga maksimum SU7 varian tertinggi menjadi 690 daya kuda, naik dari sebelumnya yang berada di angka 673 daya kuda. Peningkatan ini membuat sedan listrik tersebut semakin kompetitif di kelasnya.

Kapasitas baterai juga ditingkatkan. Jika pada model sebelumnya jarak tempuh maksimum diklaim mencapai 830 kilometer, versi terbaru kini mampu menempuh hingga 902 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Kecepatan pengisian juga mengalami peningkatan signifikan. Dengan waktu pengecasan 15 menit, SU7 terbaru diklaim mampu menambah jarak tempuh hingga 670 kilometer, dibandingkan 510 kilometer pada model sebelumnya.

Fitur Interior Tetap Jadi Andalan

Desain Interior Xiaomi Su7
Desain interior tetap dipertahankan. Foto: Xiaomi

Di luar pembaruan tersebut, Xiaomi SU7 terbaru masih mempertahankan berbagai fitur unggulan. Mobil ini dibekali layar kontrol pusat berukuran 16,1 inci beresolusi 3K, panel instrumen digital 7,1 inci, serta dua layar tambahan di kursi penumpang yang berbasis Xiaomi Pad.

Sistem hiburan dan navigasi ditopang Xiaomi Pilot dengan dua chip Nvidia Orin-X. Seluruh sistem dijalankan melalui HyperOS yang dipadukan dengan chipset Qualcomm Snapdragon 8295, untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang terintegrasi dan berbasis ekosistem Xiaomi.

Baca Juga: Xiaomi Auto Siapkan Empat Model Baru 2026: Era SUV Jarak Jauh Dimulai di Kunlun

Dengan jumlah pemesanan yang sudah menembus 100 ribu unit sebelum peluncuran resmi, Xiaomi SU7 terbaru diprediksi akan menjadi salah satu pemain penting di pasar mobil listrik China sepanjang 2025.