— Klub promosi Serie A, Como 1907, bergerak cepat di menit-menit akhir bursa transfer musim dingin 2026 dengan berhasil mengamankan tanda tangan talenta muda Swedia, Adrian Lahdo, dari Hammarby IF. Kesepakatan ini diumumkan secara resmi pada 3 Februari 2026, tepat sebelum jendela transfer ditutup.

Kepindahan Lahdo ke Italia dilaporkan menelan biaya sekitar €10 juta hingga €12 juta, menjadikannya salah satu transfer termahal dalam sejarah klub asal Lombardy tersebut. Nilai transfer ini mencakup mahar utama dan potensi bonus performa, menunjukkan keyakinan Como pada potensi sang pemain muda. Adrian Lahdo, yang lahir pada 26 Desember 2007, kini berusia 18 tahun dan berposisi sebagai gelandang tengah.

Proyek Jangka Panjang Como

Kedatangan Adrian Lahdo menegaskan ambisi besar Como 1907 untuk membangun tim yang kompetitif di Serie A Italia. Klub yang dimiliki oleh Hartono bersaudara dari Indonesia ini berinvestasi besar pada pemain muda yang dipandang memiliki potensi luar biasa untuk masa depan. Pelatih Como, Cesc Fabregas, diyakini melihat kesesuaian gaya bermain Lahdo dengan filosofi timnya yang mengandalkan kecepatan, agresivitas, dan keberanian mengambil risiko.

Lahdo merupakan produk akademi Hammarby IF dan telah meneken kontrak profesional pertamanya pada tahun 2024. Ia berhasil menembus tim utama Hammarby dan melakoni debut di Allsvenskan (liga tertinggi Swedia) pada tahun yang sama. Pada tahun 2025, Lahdo juga telah mencicipi kompetisi Eropa dengan tampil dalam kualifikasi UEFA Conference League. Perjalanannya di timnas Swedia juga terbilang impresif, dengan pengalaman membela timnas U-17, U-18, dan U-19.

Perjalanan Karier Adrian Lahdo

Adrian Lahdo lahir di Swedia dengan darah keturunan Suriah dan Lebanon. Kariernya dimulai dari akademi Hammarby IF, di mana ia menunjukkan bakatnya sejak usia muda. Ia menandatangani kontrak profesional pertamanya pada tahun 2024 dan melakoni debut seniornya di Allsvenskan pada Oktober 2024. Musim 2025 menjadi musim penting baginya, tidak hanya karena debut Eropa, tetapi juga karena ia menjadi andalan di lini tengah Hammarby. Dalam 12 pertandingan di liga domestik musim 2025, Lahdo mencetak 1 gol dan memberikan 3 assist.

Pengalaman internasionalnya juga cukup matang untuk usianya. Lahdo telah dipanggil memperkuat timnas Swedia U-17 pada Maret 2024 dan tampil dalam dua laga kualifikasi Kejuaraan Eropa U-17. Ia juga bermain di tiga pertandingan Swedia dalam putaran final Kejuaraan Eropa U-17 di Siprus pada Mei 2024. Pada Oktober 2024, ia melanjutkan kiprahnya dengan debut di timnas Swedia U-18.

Transfer Krusial di Akhir Bursa

Keputusan Como untuk merekrut Lahdo di detik-detik akhir bursa transfer menunjukkan urgensi klub untuk memperkuat skuadnya menjelang paruh kedua musim 2025-2026. Transfer ini tidak hanya menjadi rekrutmen mahal bagi Como, tetapi juga berpotensi menjadi salah satu penjualan termahal dalam sejarah sepak bola Swedia.

Selain mendatangkan Lahdo, Como juga melakukan beberapa pergerakan pemain lainnya di hari terakhir bursa transfer. Klub memutuskan untuk melepas Patrick Cutrone ke Monza dengan status pinjaman, meminjamkan Fellipe Jack ke Catanzaro, Tommaso Fumagalli ke Reggiana, dan Jacopo Simonetta ke Siracusa. Langkah-langkah strategis ini mencerminkan upaya Como untuk merampingkan skuad sekaligus memperkuat tim di posisi-posisi krusial. Dengan kedatangan Lahdo, Como 1907 berharap dapat meningkatkan performa mereka dalam persaingan di Serie A Italia.