— Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, menyatakan keyakinannya bahwa timnya akan bangkit dan belajar dari kekalahan telak 4-2 melawan Benfica dalam pertandingan fase grup Liga Champions.

Meskipun hasil tersebut mengecewakan dan memaksa Real Madrid harus melalui babak playoff, Courtois optimistis bahwa pengalaman ini akan menjadi pelajaran berharga bagi Los Blancos.

Kekalahan dramatis di kandang Benfica pada 28 Januari 2026 tersebut memang menyakitkan. Real Madrid sempat unggul lebih dulu melalui Kylian Mbappe, namun Benfica berhasil membalikkan keadaan, bahkan kiper mereka, Anatoliy Trubin, mencetak gol kemenangan di menit akhir.

Hasil ini membuat Real Madrid harus turun ke peringkat playoff, padahal mereka diprediksi finis di zona aman.

Evaluasi Kekalahan Telak

Courtois mengakui bahwa pertandingan melawan Benfica merupakan laga yang sulit. “Pertandingan yang berat. Ini stadion yang sulit untuk menang, saya tahu kami tidak bermain sebaik mungkin di sana tetapi kami akan belajar dari itu,” ujar Courtois seperti dikutip dari Madrid Universal, menyoroti bahwa timnya tidak menampilkan performa terbaik mereka.

Ia juga menambahkan bahwa kekalahan ini akan menjadi motivasi bagi tim untuk tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya.

Kekalahan ini memicu kekecewaan mendalam di kalangan manajemen Real Madrid. Presiden Florentino Perez dilaporkan sangat marah atas penampilan tim yang dianggap tidak sesuai dengan identitas klub, terutama lemahnya pertahanan dan kurangnya fokus.

Kylian Mbappe pun turut menyuarakan kekecewaannya, menyatakan bahwa performa tim pada malam itu “tidak normal” dan mereka perlu meningkatkan intensitas permainan.

Keyakinan Courtois pada Bangkitnya Real Madrid

Meskipun demikian, Courtois tetap menunjukkan optimisme. Ia yakin bahwa pertandingan leg kedua melawan Benfica di Santiago Bernabeu akan berbeda. “Akan berbeda ketika Anda tahu ada leg kedua di Bernabeu,” katanya. Courtois juga menekankan pentingnya belajar dari kesalahan yang terjadi.

“Ini kekalahan yang sulit, tetapi kekalahan untuk belajar. Kami berada di jalur yang benar dan terkadang kemunduran seperti ini baik untuk membuat Anda terus berkembang, untuk mengetahui bahwa ada banyak pekerjaan di depan dan bahwa kami bisa menjadi lebih baik,” ungkap Courtois dalam kesempatan lain.

Persiapan Menghadapi Playoff

Kekalahan dari Benfica memaksa Real Madrid untuk menghadapi babak playoff Liga Champions. Mereka akan bertemu kembali dengan Benfica dalam laga dua leg yang dijadwalkan pada Februari 2026. Pertandingan pertama akan digelar di kandang Benfica pada 17 atau 18 Februari, disusul leg kedua di Santiago Bernabeu pada 24 atau 25 Februari.

Courtois juga menyoroti pentingnya dukungan para penggemar menjelang pertandingan krusial ini. Ia terlihat marah kepada rekan-rekannya yang berusaha langsung masuk terowongan usai pertandingan, mendesak mereka untuk menghampiri dan mengapresiasi sekitar 3.000 pendukung yang hadir. Courtois menunjukkan sikap kepemimpinan dan akuntabilitas di saat banyak rekannya tampak terpukul oleh kekalahan tersebut.

Real Madrid juga dijadwalkan akan menghadapi Real Sociedad dalam lanjutan La Liga pada 15 Februari 2026. Pertandingan ini akan menjadi ujian penting bagi tim untuk mengembalikan momentum positif sebelum fokus penuh pada persiapan menghadapi babak playoff Liga Champions.