ALBACETEAlvaro Arbeloa enggan meratapi kekalahan mengejutkan Real Madrid dari tim kasta kedua, Albacete. Sang pelatih interim justru menilai hasil minor ini dapat membuka jalan yang lebih lapang bagi Los Blancos di masa depan.

Arbeloa menjalani debutnya sebagai pelatih sementara Madrid di markas Albacete pada babak 16 besar Copa del Rey, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB.

Mengingat padatnya jadwal kompetisi, ia memilih untuk menurunkan sejumlah pemain pelapis dalam laga tersebut.

Pertandingan berjalan sengit bagi Madrid yang sempat dua kali tertinggal. Mereka sempat menyamakan kedudukan melalui aksi Franco Mastantuono dan Gonzalo Garcia, sebelum akhirnya Jefte Betancor mencetak gol kemenangan Albacete di menit-menit akhir.

Kegagalan Sebagai Bagian dari Proses

Kekalahan 2-3 ini memastikan langkah Madrid terhenti di babak 16 besar. Hasil ini menjadi kemunduran signifikan mengingat musim lalu mereka berstatus sebagai finalis dan merupakan kandidat kuat juara musim ini.

Kesenjangan posisi di klasemen juga menjadi sorotan tajam. Albacete saat ini menghuni peringkat ke-17 Segunda Division, sementara Real Madrid berada di posisi kedua LaLiga. Namun, Arbeloa menegaskan mentalitas tim tidak akan goyah pasca-pemecatan Xabi Alonso.

“Saya tidak pernah takut gagal. Saya tahu ada pihak yang ingin membesar-besarkan kekalahan ini, namun kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan,” ujar Arbeloa sebagaimana dikutip dari Marca.

Arbeloa menambahkan bahwa pengalaman pahit ini akan menjadikannya pelatih yang lebih baik. Ia mengaku sudah tidak sabar untuk kembali memimpin sesi latihan para pemain di Valdebebas guna memperbaiki performa tim di kancah domestik maupun Eropa.