— Luka Modrić kembali menunjukkan kelasnya sebagai pemain veteran dengan mencetak gol kemenangan dramatis bagi AC Milan saat bertandang melawan Pisa pada Jumat (13/2/2026).

Gol penentu tersebut membuat AC Milan berhasil meraih kemenangan 2-1 dan menjaga asa mereka dalam perburuan gelar Serie A musim ini, sekaligus memperkecil jarak poin dengan pemuncak klasemen, Inter Milan.

Kemenangan ini sangat krusial bagi AC Milan yang saat itu tertinggal delapan poin dari Inter Milan, meskipun mereka memiliki satu pertandingan lebih yang belum dimainkan. Pertandingan melawan Pisa yang notabene berada di papan bawah klasemen, ternyata tidak berjalan mudah bagi tim asuhan Massimiliano Allegri.

AC Milan sempat unggul lebih dulu melalui gol Ruben Loftus-Cheek di babak pertama, namun Pisa berhasil menyamakan kedudukan melalui Felipe Loyola di babak kedua.

Gol Penentu dari Sang Veteran

Situasi semakin menegangkan ketika Niclas Füllkrug gagal mengeksekusi penalti untuk menggandakan keunggulan AC Milan, yang membuat Pisa semakin bersemangat untuk membalikkan keadaan.

Di saat pertandingan memasuki menit-menit akhir dan kedua tim tampak akan berbagi poin, Modrić yang berusia 40 tahun tampil sebagai pahlawan. Pada menit ke-85, Modrić melakukan umpan satu-dua dengan Samuele Ricci, lalu berlari menyambut bola kembali dan dengan tenang menceploskan bola ke gawang Pisa.

Gol tersebut menjadi gol kemenangan bagi AC Milan, yang berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini membawa AC Milan mendekat ke puncak klasemen, terpaut lima poin dari Inter Milan yang memimpin. Hasil ini juga memperpanjang rekor tak terkalahkan AC Milan dalam 11 pertandingan terakhir di Serie A, menunjukkan konsistensi yang dibutuhkan dalam perburuan gelar juara.

Modrić, yang telah memainkan musim pertamanya bersama AC Milan sejak meninggalkan Real Madrid, terbukti menjadi pemain kunci sepanjang musim ini.

Peran Vital Modrić dalam Skuad Milan

Statistik menunjukkan betapa vitalnya peran Modrić bagi AC Milan. Dari 24 pertandingan Serie A yang telah dimainkan AC Milan musim ini, Modrić tercatat tampil sebagai starter dalam 22 pertandingan dan satu kali masuk sebagai pemain pengganti.

Usianya yang tidak lagi muda tidak menghalangi performanya di lapangan. Modrić kini tercatat sebagai pemain ketiga tertua yang berhasil mencetak gol di Serie A, yaitu pada usia 40 tahun dan 157 hari, hanya kalah dari Alessandro Costacurta dan Zlatan Ibrahimović.

Sebelumnya, AC Milan sempat unggul melalui gol Ruben Loftus-Cheek yang memanfaatkan umpan silang Zachary Athekame pada menit ke-39. Namun, Felipe Loyola berhasil menyamakan kedudukan untuk Pisa pada menit ke-71.

Momen krusial lainnya dalam pertandingan ini adalah kegagalan penalti Niclas Füllkrug dan kartu merah yang diterima Adrien Rabiot di masa tambahan waktu.

Persaingan Ketat di Papan Atas Serie A

Kemenangan dramatis ini menempatkan AC Milan dalam posisi yang lebih kuat dalam persaingan gelar Serie A. Dengan selisih lima poin dari Inter Milan, setiap pertandingan menjadi sangat penting.

AC Milan kini mengoleksi 53 poin dari 24 pertandingan, menyamai rekor poin kedua terbaik mereka di era tiga poin per kemenangan setelah 24 pertandingan liga, yang terakhir kali dicapai pada musim 1995/1996.

Perburuan Scudetto musim ini diprediksi akan semakin sengit. Inter Milan yang memimpin klasemen akan menghadapi ujian berat melawan Juventus di pertandingan selanjutnya. Sementara itu, AC Milan akan terus berupaya mempertahankan momentum positif ini untuk mengejar ketertinggalan dan meraih gelar Serie A ke-20 mereka, yang akan menyamai rekor Inter Milan.

Pertemuan kedua tim di Derby della Madonnina pada 8 Maret mendatang diprediksi akan menjadi penentu krusial dalam perebutan gelar juara.