— Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich, merefleksikan kemenangan 2-1 timnya atas Real Madrid yang terjadi di pertengahan pekan. Eberl menyoroti insiden penalti yang menurutnya seharusnya diberikan kepada timnya, serta memuji kinerja wasit Michael Oliver.

Di sisi lain, Eberl juga memberikan pembelaan dan pujian terhadap pelatih Vincent Kompany dari kritik publik. Sementara itu, Real Madrid, yang baru saja menelan dua kekalahan beruntun, akan menghadapi Girona di Santiago Bernabeu dalam lanjutan La Liga dengan susunan pemain baru.

Max Eberl Soroti Kemenangan dan Insiden Penalti

Eberl memberikan pandangannya mengenai pertandingan melawan Real Madrid menjelang laga Bayern Munich kontra FC St. Pauli di Bundesliga. Dia menyoroti satu insiden spesifik di mana Alvaro Carreras melakukan pelanggaran terhadap Michael Olise, yang menurutnya seharusnya berujung pada penalti.

“Dua hari telah berlalu. Kami menang di Bernabeu untuk pertama kalinya dalam lebih dari 20 tahun, itu sudah cukup bagi saya… tapi ya, penalti pada Olise seharusnya bisa diberikan. Bagaimanapun, saya pikir, secara umum, wasit (Michael Oliver) melakukan pekerjaan yang sangat, sangat baik,” ujar Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.

Meskipun ada insiden tersebut, Eberl tetap memberikan pujian kepada wasit Michael Oliver atas performa keseluruhan yang ditunjukkannya sepanjang pertandingan. Kemenangan ini merupakan torehan signifikan bagi Bayern yang belum pernah menang di Bernabeu selama lebih dari dua dekade.

Dukungan Max Eberl untuk Vincent Kompany

Direktur olahraga Bayern Munich tersebut juga memanfaatkan kesempatan untuk memuji manajer Vincent Kompany. Menurut Eberl, Kompany telah membimbing tim dengan sangat baik, meskipun memiliki pengalaman melatih yang relatif kurang.

“Mengelola tim dan mewakili klub dengan kombinasi kualitas ini di usia 40 tahun sungguh istimewa,” kata Max Eberl.

Eberl secara terbuka membela Kompany dari opini publik dan kritik yang mengelilingi mantan bek Manchester City tersebut. Dia secara khusus menyoroti mentalitas dan sikap positif yang dimiliki oleh Kompany.

“Kami mencoba mengevaluasi pencapaiannya sepanjang karier kepelatihannya dan menyadari bagaimana ‘Vinnie’ membentuk gaya permainan timnya, dan kami mencoba mengadaptasinya dengan skuad kami. Cara dia menggabungkan kepelatihan dan kualitas pribadinya luar biasa. Dia selalu baik, terbuka, dan mudah didekati. Terlebih lagi, dia tahu persis apa yang dia inginkan dan bagaimana dia menginginkannya di lapangan,” pungkas Eberl.

Persiapan Real Madrid Kontra Girona di La Liga

Setelah dua kekalahan beruntun, Real Madrid bersiap menghadapi Girona malam nanti di Santiago Bernabeu dalam laga La Liga. Manajer Real Madrid, Alvaro Arbeloa, telah mengumumkan susunan pemain awal yang akan tampil di lapangan.

Beberapa perubahan signifikan dilakukan pada tim yang bermain di pertandingan tengah pekan melawan Bayern Munich. Pemain penting seperti Eder Militao dan Jude Bellingham akan menjadi starter untuk pertama kalinya setelah pulih dari cedera masing-masing.

Di lini pertahanan, Militao akan berduet dengan Raul Asencio, yang juga kembali bermain setelah absen lebih dari sebulan. Dani Carvajal akan menempati posisi bek kanan dan Fran Garcia di bek kiri, sementara Trent Alexander-Arnold serta Alvaro Carreras diistirahatkan.

Lini tengah Real Madrid akan diisi oleh Bellingham yang bermain bersama Federico Valverde, Eduardo Camavinga, dan Brahim Diaz. Arbeloa memilih untuk mencadangkan Aurelien Tchouameni, Arda Guler, dan Thiago Pitarch. Sementara itu, di lini depan, Kylian Mbappe dan Vinicius Jr. akan tetap menjadi ujung tombak untuk mengembalikan Real Madrid ke jalur kemenangan.