— Kapten Real Madrid, Fede Valverde, memberikan klarifikasi terkait reaksinya saat ditarik keluar dalam kemenangan 4-1 atas Real Sociedad di Stadion Santiago Bernabéu, Sabtu. Meski mencetak gol dan membawa Madrid ke puncak klasemen LaLiga, gelandang asal Uruguay tersebut sempat terlihat emosional di pinggir lapangan.

Penjelasan Insiden Kotak Pendingin

Pelatih Álvaro Arbeloa memutuskan untuk mengganti Valverde dengan pemain sayap Brahim Díaz pada menit ke-73. Setelah bersalaman dengan anggota staf kepelatihan di pinggir lapangan, Valverde meluapkan kekesalannya dengan memukul kotak pendingin (cooler box) sebelum duduk di bangku cadangan.

Melalui media sosial, pemain berusia 27 tahun tersebut segera memberikan penjelasan mengenai insiden tersebut. Valverde menyatakan bahwa rasa frustrasinya muncul karena kegagalannya memanfaatkan peluang di depan gawang sebelum ditarik keluar.

“Tenang teman-teman, kotak pendingin itu tidak bersalah. Saya hanya menyesal karena melewatkan kesempatan untuk melepaskan tembakan,” tulis Valverde disertai beberapa emoji tertawa.

Kontribusi dan Performa di Lapangan

Sebelum digantikan, Valverde mencatatkan salah satu performa terbaiknya musim ini. Ia berperan sebagai motor serangan di lini tengah sekaligus mencetak gol ketiga Real Madrid pada menit ke-31.

Kemenangan telak atas Real Sociedad ini memastikan tim berjuluk Los Blancos tersebut meraih poin penuh di kandang. Hasil ini sekaligus memperkuat posisi mereka dalam persaingan perebutan gelar juara liga musim 2025/2026.

Beban Tanggung Jawab sebagai Kapten

Dalam sesi wawancara setelah pertandingan pekan ke-24 tersebut, Valverde berbicara mengenai dinamika musim ini dan tanggung jawab mengenakan ban kapten. Ia mengakui bahwa musim ini berjalan cukup berat bagi dirinya secara personal maupun tim.

“Ini menjadi tahun yang sulit sebagai kapten. Saya merasa bertanggung jawab ketika segala sesuatunya tidak berjalan baik. Kami melewati minggu-minggu di mana kami harus menerima banyak kritik, dan saya pikir itu membantu kami tumbuh sebagai pemain dan manusia,” ujar Valverde.

Valverde juga menyoroti kegagalan tim meraih trofi pada musim lalu sebagai motivasi untuk melakukan perubahan. Menurutnya, masa-masa sulit tersebut memaksa skuad Madrid untuk lebih dewasa dalam menghadapi tekanan di lapangan.

“Kami telah melalui masa-masa sulit, dan itu memang pantas kami dapatkan. Hal itu memaksa kami untuk berubah dan menjadi lebih dewasa. Kami tidak memenangkan apa pun tahun lalu, dan kami juga belum memenangkan apa pun tahun ini. Sekaranglah saatnya. Kami mulai memenangkan pertandingan dan tim berada dalam kondisi baik,” lanjut Valverde.

Persaingan Puncak Klasemen LaLiga

Real Madrid saat ini memimpin klasemen sementara LaLiga dalam upaya mengejar gelar juara liga ke-37 sepanjang sejarah klub. Madrid kini unggul dua poin atas Barcelona yang berada di posisi kedua.

Namun, Barcelona yang dilatih oleh Hansi Flick masih menyisakan satu pertandingan di pekan ke-24. Blaugrana dapat kembali ke posisi puncak klasemen jika berhasil meraih kemenangan atas sesama tim Catalan, Girona, pada Senin (16/2/2026).