Ihram.co.id — Tim Scuderia Ferrari mencatatkan jarak tempuh lebih dari 4.500 kilometer sepanjang tes pra-musim Formula 1 di Sirkuit Internasional Bahrain, menegaskan keandalan mobil SF‑26 di bawah regulasi baru musim 2026. Manajer tim Fred Vasseur menyatakan bahwa hasil ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan mobil menjelang awal musim di Australia.
Ferrari datang ke musim ini setelah mengalami penurunan performa di 2025, di mana tim finis di posisi keempat klasemen konstruktor, turun dari posisi runner-up pada 2024. Tes pra-musim Barcelona dan Bahrain menunjukkan indikasi positif, meski Ferrari menekankan fokusnya tetap pada pengumpulan data, bukan pada performa relatif terhadap rival.
Vasseur menekankan bahwa fokus utama Ferrari adalah memastikan mobil berjalan stabil dan data dapat dikumpulkan secara maksimal.
“Kami telah menempuh sekitar 4.500 km sejauh ini. Reliability cukup baik, dan ini cara terbaik untuk memahami opsi pengembangan serta bagaimana kami bisa meningkatkan mobil sedikit demi sedikit,” ujar Vasseur.
Tes di Bahrain juga menunjukkan konsistensi SF‑26 di berbagai kondisi, termasuk pada sesi simulasi balapan. Lewis Hamilton mencatat 150 lap, sedangkan Charles Leclerc menyelesaikan jumlah putaran tinggi, memastikan tim memiliki cukup data untuk pengembangan paket aerodinamika dan mesin sebelum musim resmi dimulai.
Perbandingan dengan Tim Lain
Meskipun Ferrari menekankan keandalan, tim lain seperti Mercedes, Red Bull, dan McLaren juga menyoroti masalah performa dan reliabilitas mereka sendiri selama tes. Data awal Bahrain menunjukkan kompetisi akan sangat ketat di awal musim, dengan paket mobil yang terus dikembangkan hingga GP Australia.
“Saya yakin semua tim akan membawa upgrade besar pada tes berikutnya dan mungkin lagi di Melbourne. Kecepatan pengembangan sangat tinggi, jadi kami fokus pada diri sendiri,” tambah Vasseur.
Perubahan regulasi musim 2026 menekankan paket aerodinamika baru dan komponen mesin yang berbeda, menuntut tim untuk menyeimbangkan kecepatan dan keandalan. Program tes pra-musim menjadi krusial untuk memahami batas mobil, menguji strategi aerodinamika, serta memastikan semua sistem bekerja optimal.
Baca Juga: Ferrari Tolak Ajukan Protes atas Mesin Mercedes, Desak Kejelasan Aturan FIA
Tes pra-musim Bahrain berikutnya dijadwalkan pada 18–20 Februari 2026, sebelum musim Formula 1 2026 resmi dibuka pada Grand Prix Australia di Melbourne awal Maret. Ferrari berharap pengalaman dari sesi awal ini akan membantu tim memulai musim dengan persiapan maksimal.
Ikuti Ihram.co.id
