Ihram.co.id — Pembalap Brad Binder mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh tim Red Bull KTM Factory Racing setelah dirinya hanya mampu finis di posisi ketujuh pada seri pembuka MotoGP 2026 di MotoGP Thailand.
Balapan yang berlangsung di Chang International Circuit, Buriram, tersebut memperlihatkan bahwa KTM mulai menunjukkan peningkatan performa. Namun bagi Binder, hasil itu belum cukup untuk memenuhi target yang ia pasang di awal musim.
“Sejujurnya saya tentu ingin lebih dari posisi ketujuh. Kami masih memiliki banyak hal yang perlu diperbaiki,” kata Binder setelah balapan.
Baca Juga: Rumor Gabung Ducati Menguat, KTM Tegaskan Tidak Lepas Pedro Acosta
Binder Ingin Lebih dari Posisi Ketujuh
Pembalap asal Afrika Selatan itu mengakui bahwa kecepatan motor KTM RC16 belum sepenuhnya kompetitif untuk bersaing secara konsisten di barisan depan.
Meski mampu menutup balapan di posisi tujuh besar, Binder merasa dirinya masih kesulitan mempertahankan kecepatan yang sama dengan para pembalap terdepan sepanjang lomba.
Menurutnya, selisih waktu yang cukup jauh dengan pembalap di depan menunjukkan bahwa KTM masih perlu menemukan peningkatan performa, baik dari sisi setelan motor maupun ritme balap.
“Kami punya dasar yang cukup baik, tetapi masih perlu menemukan sedikit kecepatan tambahan agar bisa benar-benar bersaing,” ujarnya.
Bangkit di Fase Akhir Balapan
Binder memulai balapan dengan cukup sulit dan sempat terlempar ke luar sepuluh besar pada pertengahan lomba. Bahkan dengan enam lap tersisa, ia masih berada di posisi ke-11.
Namun situasi balapan berubah setelah beberapa pembalap mengalami insiden atau gagal finis. Binder juga mampu memanfaatkan momen tersebut untuk memperbaiki posisinya secara bertahap.
Ia kemudian berhasil menyalip Francesco Bagnaia pada lap-lap akhir, sebelum akhirnya menyelesaikan lomba di posisi ketujuh.
Sementara itu, rekan setimnya Pedro Acosta tampil jauh lebih kompetitif dengan finis di posisi kedua pada balapan utama setelah sebelumnya memenangi Sprint Race.
Baca Juga: Klasemen Sementara MotoGP 2026: Pedro Acosta Pimpin Puncak, Marco Bezzecchi Tempel Ketat
Peningkatan pada Manajemen Ban
Salah satu hal positif yang dirasakan Binder dalam balapan di Buriram adalah peningkatan pada manajemen ban belakang motor KTM.
Pada musim-musim sebelumnya, degradasi ban kerap menjadi salah satu kelemahan utama KTM saat balapan berlangsung dalam kondisi panas.
Binder menilai performa ban belakang kali ini terasa lebih stabil, sehingga ia dapat menjaga ritme balap hingga lap-lap akhir.
“Saya bisa merasakan ban belakang sedikit berputar, tetapi masih bisa dikendalikan dengan baik. Rasanya jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya,” kata Binder.
Adaptasi dengan Crew Chief Baru
MotoGP Thailand juga menjadi balapan pertama Binder bekerja dengan crew chief baru, Phil Marron. Perubahan ini merupakan bagian dari restrukturisasi teknis yang dilakukan KTM untuk meningkatkan performa tim.
Sebelumnya, Binder bekerja dengan Andres Madrid. Kini Madrid dipindahkan ke tim satelit Tech3 KTM untuk mendampingi pembalap Enea Bastianini.
Binder mengaku masih berada dalam tahap penyesuaian dengan Marron, namun ia optimistis kerja sama tersebut akan semakin solid seiring berjalannya musim.
“Ini baru balapan pertama kami bersama. Masih banyak hal yang bisa kami pelajari dan tingkatkan,” ujarnya.
Baca Juga: Pedro Acosta Puas dengan Motor KTM 2026, Tapi Ducati & Aprilia Punya Pace Mengerikan
Meski belum sepenuhnya puas, Binder menilai hasil di Buriram tetap bisa menjadi fondasi bagi KTM untuk mengembangkan performa pada seri-seri selanjutnya.
Ia percaya timnya memiliki potensi yang cukup besar untuk tampil lebih kompetitif sepanjang musim jika mampu menemukan setelan motor yang tepat.
“Kami hanya perlu terus bekerja dan mencoba menemukan kecepatan tambahan. Saya yakin kami bisa menjadi lebih kuat,” kata Binder.
Ikuti Ihram.co.id
