Ihram.co.id — Rider KTM, Pedro Acosta, menyatakan kepuasannya terhadap performa RC16 2026 setelah tes pra-musim MotoGP di Sirkuit Buriram, Minggu. Meski demikian, Acosta tetap mewaspadai rival-rival utamanya, seperti Ducati dan Aprilia, yang menunjukkan kecepatan “mengerikan” selama tes.
Acosta menegaskan motor KTM tahun ini menunjukkan kemajuan dibanding musim sebelumnya. RC16 2026 terasa lebih stabil dan alami saat dikendarai, serta lebih ramah terhadap ban, memungkinkan simulasi balapan lebih panjang tanpa degradasi signifikan.
Baca Juga: Pedro Acosta Akui KTM Belum Bisa Tantang Dominasi Ducati dan Aprilia di Tes MotoGP Thailand 2026
“Saya cukup senang dengan serangan waktu (time attack) pagi ini. Posisi kami masuk lima besar, dan biasanya itu target kami,” ujar Acosta.
“Motor lebih baik dari tahun lalu. Rasanya lebih alami, tidak ada momen-momen aneh. Ban bertahan sampai lap 24–25, sangat berbeda dibanding musim lalu.”
Ia menambahkan bahwa dirinya sengaja tidak memaksakan limit saat time attack untuk menjaga simulasi balapan di sore hari, sehingga berhasil melewati seluruh tes pra-musim tanpa crash.
Posisi KTM di Tes Buriram dan Tantangan Rival
Acosta menjadi KTM tercepat di Buriram, menempati peringkat keenam keseluruhan. Namun, ia mengakui performa Ducati GP26 dan Aprilia RS-GP terlihat jauh lebih cepat.
“Di sore hari, saya bekerja pada simulasi balapan. Lumayan, tapi performa Aprilia dan Ducati terlihat cukup menakutkan,” ungkapnya.
KTM sendiri belum memenangkan balapan sejak musim 2022, dan musim 2025 menjadi perjalanan yang penuh tantangan. Upaya besar dilakukan selama musim dingin untuk meningkatkan performa motor, termasuk pengembangan aerodinamika, sasis, dan elektronik, sehingga tim optimistis menghadapi 2026, meski diperkirakan tetap menjadi pabrikan ketiga terbaik.
Dukungan Tim dan Langkah Ke Depan
Acosta menekankan pentingnya dukungan tim dan kemajuan pribadi. “Kami bekerja cepat dan telah membuat langkah maju dibanding tahun lalu. Itu penting. Kami bisa khawatir jika tidak meningkat secara personal, tapi tidak bisa mengontrol jika yang lain lebih cepat,” katanya.
Sebagai gambaran, biaya pengembangan motor MotoGP seperti KTM RC16 diperkirakan mencapai 1,5–2 juta USD per unit, atau sekitar Rp24–32 miliar, termasuk mesin, aerodinamika, dan elektronik canggih yang hanya tersedia untuk tim pabrikan.
Baca Juga: Hasil Tes MotoGP Buriram 2026 Hari Kedua: Aprilia Dominan, Ducati Mulai Tertekan
RC16 2026 menunjukkan kemajuan signifikan dibanding musim lalu, dengan stabilitas dan ramah ban. Namun, Ducati dan Aprilia tetap menjadi ancaman serius menjelang musim baru MotoGP 2026.
Ikuti Ihram.co.id
