— Bek kiri Real Madrid, Fran Garcia, dilaporkan sangat kecewa dan marah usai transfernya ke AFC Bournemouth dibatalkan sepihak oleh klub pada Januari 2026. Keputusan mendadak ini membuat bek 26 tahun tersebut merasa “terjebak” dan memicu ketegangan di dalam skuad.

Garcia sejatinya sudah di tahap akhir negosiasi pinjaman dengan Bournemouth karena pelatih Andoni Iraola sangat menginginkan jasanya. Ia bahkan sudah berpamitan. Namun, di menit akhir, manajemen Real Madrid secara mengejutkan membatalkan operasi transfer tersebut.

Fran Garcia Terpinggirkan di Real Madrid

Situasi Garcia musim ini memang sulit. Ia kian terpinggirkan dari skuad utama racikan Alvaro Arbeloa. Saat ini ia hanya jadi opsi keempat, kalah bersaing dengan Alvaro Carreras, Ferland Mendy, hingga Eduardo Camavinga yang kerap diplot darurat.

Sepanjang musim 2025-2026, ia baru tampil 14 kali dengan total 701 menit bermain. Minimnya jam terbang ini memicu keinginannya mencari tantangan di Liga Inggris. Pindah ke Bournemouth dipandang sebagai opsi paling ideal untuk membangkitkan kembali kariernya.

Keputusan Membingungkan Real Madrid

Langkah Madrid menahan Garcia menuai kritik. The Athletic dan COPE melaporkan Presiden Florentino Perez memblokir transfer ini demi menjaga kedalaman skuad di posisi bek kiri, mengingat rentannya kondisi Mendy dan padatnya jadwal kompetisi.

Publik mempertanyakan logika tersebut. Menahan pemain yang tidak bahagia ditakutkan merusak harmoni internal dan citra klub. Situasi rumit ini menciptakan dilema besar bagi Real Madrid dalam mengelola pemain yang merasa terjebak di Santiago Bernabeu.

Potensi Kepindahan di Musim Panas

Gagal pindah di musim dingin membuat masa depan Garcia kian tak pasti. Pintu keluar diprediksi baru akan terbuka lebar baginya pada bursa transfer musim panas mendatang, mengingat kontraknya di Madrid baru akan berakhir pada Juni 2027.

AC Milan kabarnya berminat merekrut Garcia seharga €20 juta untuk menggantikan Theo Hernandez. Namun, laporan lain menyebut pelatih Xabi Alonso melihatnya sebagai bagian penting proyek masa depan dan berencana menjadikannya pelapis usai kedatangan Alvaro Carreras.

Sementara itu, Bournemouth diyakini akan kembali mencoba merekrutnya di bursa musim panas. Pelatih Andoni Iraola masih sangat mengagumi bakat bek sayap tersebut dan menilainya sebagai amunisi ideal untuk memperkuat pertahanan mereka di Liga Inggris.