Ihram.co.id — Gelandang Galatasaray, Gabriel Sara, dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan leg pertama play-off fase gugur Liga Champions 2025/2026 melawan Juventus. Pemain asal Brasil ini tampil impresif dengan mencetak satu gol pembuka dan memberikan satu assist untuk gol Davinson Sanchez, yang berkontribusi besar pada kemenangan telak Galatasaray dengan skor 5-2 atas Juventus di Rams Park, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. Penampilan gemilang Sara ini juga mendapatkan pengakuan dari UEFA Technical Observer Group yang memilihnya sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut.
UEFA Technical Observer Group menyatakan bahwa Sara menunjukkan performa yang hampir sempurna. “Ia mencetak gol, membuat satu assist, dan memainkan laga yang fantastis. Saat bertahan, kemampuan merebut kembali bolanya sangat baik, sementara umpannya juga sangat akurat. Hampir sebuah penampilan yang sempurna,” demikian pernyataan mereka.
Penilaian ini didasarkan pada kontribusi Sara yang mencakup gol, assist, akurasi umpan 91 persen, kecepatan puncak 29,6 km/jam, dan jarak tempuh 11,9 km selama 90 menit bermain. Sara juga tercatat sebagai pemain Galatasaray pertama yang mencetak gol dan assist dalam pertandingan fase gugur Liga Champions sejak Wesley Sneijder pada April 2013.
Jalannya Pertandingan dan Kemenangan Galatasaray
Galatasaray berhasil mengamankan modal kuat untuk melaju ke babak 16 besar Liga Champions setelah membungkam Juventus dengan skor 5-2. Gol-gol kemenangan Galatasaray dicetak oleh Gabriel Sara, Noa Lang (dua gol), Davinson Sanchez, dan Sacha Boey. Sementara itu, Juventus hanya mampu membalas melalui dua gol Teun Koopmeiners. Leg kedua akan digelar di Allianz Arena pada Kamis (26/2/2026) dini hari WIB.
Pertandingan di Rams Park berlangsung sengit sejak awal. Galatasaray membuka keunggulan melalui gol Gabriel Sara pada menit ke-15. Namun, Juventus berhasil bangkit dan membalikkan keadaan melalui dua gol Teun Koopmeiners pada menit ke-16 dan ke-32, sehingga unggul 2-1 di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Galatasaray menunjukkan performa luar biasa dan berhasil membalikkan kedudukan. Noa Lang mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-49, disusul gol Davinson Sanchez pada menit ke-60 yang membawa Galatasaray kembali unggul. Momentum Galatasaray semakin tak terbendung setelah pemain Juventus, Juan Cabal, mendapatkan kartu merah pada menit ke-67 karena akumulasi kartu kuning. Dengan keunggulan jumlah pemain, Galatasaray menambah dua gol lagi melalui Noa Lang pada menit ke-75 dan Sacha Boey pada menit ke-86, memastikan kemenangan telak 5-2.
Statistik Pertandingan dan Rekor Baru
Kemenangan 5-2 ini mencatatkan sejarah bagi Galatasaray. Mereka menjadi tim Turki pertama yang mencetak lima gol dalam satu pertandingan Liga Champions, sekaligus yang pertama kali kebobolan lima gol dalam satu laga Liga Champions bagi Juventus. Galatasaray juga menunjukkan performa menyerang yang dominan dengan mencatatkan 2.96 expected goals (xG) dari 22 tembakan, berbanding 1.13 xG dari tujuh tembakan milik Juventus.
Gabriel Sara menjadi pemain kunci dalam kemenangan ini, tidak hanya mencetak gol dan assist, tetapi juga menciptakan peluang terbanyak (tujuh) dan melakukan operan terbanyak (59) untuk timnya. Performa impresifnya ini mengukuhkan statusnya sebagai pemain penting bagi Galatasaray. Sebelumnya, Gabriel Sara juga masuk dalam PFA Championship Team of the Year pada musim 2023-2024 berkat kontribusinya bersama Norwich City, sebelum pindah ke Galatasaray dengan nilai transfer lebih dari 20 juta poundsterling.
Evaluasi Pelatih dan Prospek Leg Kedua
Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, menyatakan kebahagiaannya atas performa timnya. “Hari yang mantap!” ujarnya, merujuk pada kemenangan besar atas Juventus. Sementara itu, pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengakui bahwa timnya mengalami kemunduran dalam pertandingan tersebut. Juventus kini dihadapkan pada tugas berat untuk membalikkan defisit tiga gol pada leg kedua di kandang mereka, Allianz Arena.
Meskipun mengalami kekalahan telak, Juventus menyatakan keyakinan mereka untuk bangkit pada pertandingan leg kedua. Namun, mereka juga harus menghadapi kendala tambahan berupa absennya dua pemain bek kiri mereka, Andrea Cambiaso (akumulasi kartu kuning) dan Juan Cabal (kartu merah).
Ikuti Ihram.co.id
