Ajax Amsterdam pulang dengan senyum lebar dari markas Villarreal setelah meraih kemenangan dramatis di ajang Liga Champions. Bermain di Estadio de la Cerámica, tim asal Belanda itu sukses menundukkan tuan rumah dengan skor tipis 2-1 lewat gol Oliver Edvardsen di menit-menit akhir laga.

Laga yang berlangsung ketat ini menjadi pertaruhan besar bagi kedua tim demi menjaga peluang melangkah lebih jauh di kompetisi Eropa. Villarreal sempat unggul lebih dulu, namun Ajax menunjukkan mental baja untuk membalikkan keadaan dan mengamankan tiga poin krusial.

Babak Pertama Berjalan Seimbang

Sejak menit awal, Villarreal dan Ajax tampil hati-hati namun tetap agresif. Kedua tim bergantian melancarkan serangan, meski peluang bersih masih sulit tercipta karena rapatnya lini pertahanan masing-masing.

Penampilan gemilang dua penjaga gawang, Arnau Tenas di kubu Villarreal dan Vitezslav Jaros di bawah mistar Ajax, menjadi faktor utama skor tetap imbang tanpa gol hingga turun minum. Beberapa tembakan jarak jauh dan skema bola mati belum mampu memecah kebuntuan.

Villarreal Unggul Lebih Dulu di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Villarreal meningkatkan tempo permainan. Tekanan mereka akhirnya berbuah gol pada menit ke-49 melalui Tani Oluwaseyi. Sepakan kaki kirinya dari luar kotak penalti meluncur deras ke sudut atas gawang, membuat publik tuan rumah bersorak.

Gol tersebut membuat Villarreal semakin percaya diri. Mereka terus menekan pertahanan Ajax dan berupaya menggandakan keunggulan melalui kombinasi serangan cepat dari sisi sayap.

Ajax Bangkit dan Menyamakan Kedudukan

Tak ingin pulang dengan tangan hampa, Ajax merespons cepat ketertinggalan tersebut. Intensitas serangan tim tamu meningkat, memaksa Villarreal lebih banyak bertahan.

Usaha Ajax akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-61. Oscar Gloukh mencetak gol penyeimbang lewat tendangan bebas spektakuler yang mengarah ke sudut atas gawang Villarreal. Skor kembali imbang 1-1 dan laga kian terbuka.

Gol Telat Edvardsen Tentukan Kemenangan Ajax

Pertandingan berjalan semakin sengit di sisa waktu. Villarreal menciptakan beberapa peluang emas melalui Gerard Moreno, Nicolas Pépé, dan Tajon Buchanan, namun Vitezslav Jaros tampil luar biasa dengan sejumlah penyelamatan penting.

Saat laga tampak akan berakhir imbang, Ajax justru mencuri gol kemenangan. Oliver Edvardsen, yang masuk dari bangku cadangan, sukses memanfaatkan umpan Anton Gaaei pada menit ke-89 untuk menaklukkan Arnau Tenas.

Villarreal masih mendapat tambahan waktu tujuh menit untuk mengejar ketertinggalan, namun solidnya pertahanan Ajax memastikan skor 2-1 bertahan hingga laga usai. Kemenangan ini menjadi suntikan moral besar bagi Ajax dalam persaingan ketat Liga Champions.