Ihram.co.id — Harga buyback atau jual kembali emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Jumat, 30 Januari 2026, dilaporkan mengalami penurunan sebesar Rp50.000 per gram. Dengan demikian, harga buyback emas Antam hari ini tercatat sebesar Rp2.939.000 per gram.
Penurunan harga ini terjadi setelah beberapa waktu sebelumnya mengalami kenaikan. Meskipun demikian, jika dibandingkan dengan sepekan lalu, harga buyback emas Antam pada Jumat ini masih tercatat lebih mahal sekitar Rp224.000 per gram.
Rincian Penurunan Harga Emas Antam
Menurut data yang dihimpun, penurunan harga buyback emas Antam pada Jumat, 30 Januari 2026, mencapai Rp50.000 per gram. Harga jual kembali emas batangan Antam kini berada di angka Rp2.939.000 per gram. Angka ini merupakan koreksi dari harga sebelumnya yang tercatat di Rp2.989.000 per gram.
Meskipun terjadi penurunan pada hari ini, pergerakan harga emas Antam dalam sepekan terakhir menunjukkan tren positif. Dalam kurun waktu tujuh hari terakhir, harga buyback emas Antam tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp224.000 per gram.
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas
Pergerakan harga emas, termasuk harga buyback emas Antam, dipengaruhi oleh berbagai faktor global maupun domestik. Salah satu faktor utama yang seringkali memicu fluktuasi harga emas adalah pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) dan kondisi geopolitik global.
Pada hari Kamis, 29 Januari 2026, harga emas spot sempat ditutup turun sebesar 0,86% menjadi $5.371,12 per ons. Penurunan ini terjadi di tengah meredanya kekhawatiran mengenai penutupan pemerintahan AS, meskipun sebelumnya sempat ada dukungan dari pelemahan dolar AS dan meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran.
Indeks dolar AS sendiri dilaporkan berakhir melemah pada hari Kamis, tertekan oleh defisit perdagangan AS yang meningkat dan data tenaga kerja yang kurang memuaskan. Namun, harapan akan tercapainya kesepakatan pendanaan pemerintah AS turut meredam kenaikan harga logam mulia dari level tertingginya.
Selain itu, faktor permintaan safe haven di tengah ketidakpastian global seperti isu tarif AS, serta risiko geopolitik di Iran, Ukraina, Timur Tengah, dan Venezuela, juga turut memberikan dukungan terhadap harga emas.
Prospek Harga Emas ke Depan
Analis Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga emas pada perdagangan selanjutnya berpotensi bergerak naik. Proyeksi ini didukung oleh kemungkinan berlanjutnya pelemahan dolar AS dan meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran.
Data ekonomi AS yang akan dirilis pada sore hari, seperti Producer Price Index (PPI) dan Core PPI untuk Desember, juga menjadi perhatian. Jika data tersebut secara tahunan menunjukkan penurunan, hal ini dapat semakin menekan dolar AS dan pada gilirannya memperkuat harga emas.
Secara spesifik, jika data PPI dan Core PPI AS terealisasi menurun secara tahunan, hal tersebut dapat memberikan sentimen positif bagi emas. Sebaliknya, jika data menunjukkan penguatan, emas berpotensi bergerak dalam kisaran support di $5.205 hingga $5.070 per ons.
Ketentuan Pajak Pembelian dan Buyback Emas Antam
Perlu diperhatikan bahwa transaksi pembelian maupun buyback emas batangan Antam dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Besaran pajak ini adalah 1,5% bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3% bagi yang tidak memiliki NPWP. PPh 22 ini dipotong langsung dari total nilai transaksi buyback.
Harga yang tercantum di berbagai platform jual beli emas, termasuk harga buyback, umumnya belum termasuk pajak. Pembeli disarankan untuk selalu memeriksa detail harga dan ketentuan pajak yang berlaku sebelum melakukan transaksi.
Ikuti Ihram.co.id
