— Pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Chelsea menyuguhkan drama enam gol yang sangat menghibur. Laga yang berlangsung ketat ini akhirnya berhasil dimenangkan oleh skuad tuan rumah Les Parisiens dengan skor meyakinkan 5-2.

Kunci kemenangan PSG pada laga ini tak lepas dari kejeniusan pelatih dalam melakukan pergantian pemain di pertengahan babak kedua, yang sukses mematahkan perlawanan sengit The Blues.

Aksi Saling Balas Gol hingga Pertengahan Babak

Seperti yang sudah diulas pada update sebelumnya, jalannya pertandingan berlangsung sangat alot. PSG sempat memimpin lewat Bradley Barcola (10′) dan Ousmane Dembele (40′), namun Chelsea terus memberikan perlawanan dan sukses menyamakan kedudukan dua kali melalui Malo Gusto (28′) serta tembakan first-time Enzo Fernandez pada menit ke-57.

Dalam kondisi imbang 2-2, pelatih PSG mengambil keputusan krusial dengan menarik keluar Desire Doue dan memasukkan Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-62. Keputusan inilah yang pada akhirnya mengubah total alur pertandingan.

Magis Kvaratskhelia Hancurkan Harapan Chelsea

Kehadiran Khvicha Kvaratskhelia di atas lapangan langsung memberikan dampak instan bagi daya gedor tuan rumah. Pada menit ke-74, winger lincah ini sukses melepaskan umpan matang (assist) yang diselesaikan dengan sempurna oleh Vitinha untuk membawa PSG kembali memimpin 3-2.

Tak berhenti sampai di situ, Kvaratskhelia benar-benar mengunci kemenangan PSG lewat aksi individunya. Memanfaatkan umpan dari Willian Pacho pada menit ke-86, ia sukses mengoyak jala gawang Chelsea dan mengubah papan skor menjadi 5-2. Meski tampil heroik, Kvaratskhelia harus rela masuk buku catatan wasit setelah diganjar kartu kuning pada menit ke-88 akibat perilaku tidak sportif (unsportsmanlike conduct).

Di injury time, Paris Saint-Germain berhasil menambah keunggulan melalui Kvaratskhelia yang mendapat assist indah dari Hakimi, skor akhir 5-2 bertahan hingga pertandingan usai.

Hujan Rotasi Pemain di Sisa Waktu

Tingginya intensitas permainan memaksa kedua pelatih melakukan bongkar pasang skuad di babak kedua. Selain Kvaratskhelia, PSG juga menyegarkan amunisinya dengan memasukkan Lee Kang-In menggantikan Ousmane Dembele (69′), serta memasukkan Senny Mayulu dan Lucas Hernandez untuk menarik keluar Bradley Barcola dan Warren Zaire-Emery secara bersamaan di menit ke-78.

Di kubu lawan, Chelsea yang berusaha mengejar ketertinggalan mencoba merespons dengan memasukkan Romeo Lavia dan Liam Delap untuk menggantikan Cole Palmer dan Joao Pedro pada menit ke-83. Sayangnya, rotasi terakhir The Blues dengan memasukkan Alejandro Garnacho untuk menggantikan Malo Gusto di menit ke-88 tak mampu menyelamatkan mereka dari kekalahan di Paris.