Ihram.co.id — Langkah Chelsea di pentas Liga Champions musim ini harus terhenti dengan cara yang sangat menyakitkan. Menjamu Paris Saint-Germain di Stamford Bridge pada leg kedua babak 16 besar, skuad The Blues justru hancur lebur dan menelan kekalahan telak 0-3 di hadapan pendukungnya sendiri.
Kekalahan menyakitkan ini membuat Chelsea resmi tersingkir dari kompetisi elit Eropa tersebut dengan agregat yang sangat timpang, yakni 2-8 untuk keunggulan mutlak sang raksasa Prancis.
Dua Gol Kilat Hancurkan Mental Tuan Rumah Sejak Awal
Butuh keajaiban untuk mengejar defisit agregat, Chelsea justru langsung mendapat mimpi buruk saat laga baru berjalan enam menit. Barisan pertahanan tuan rumah gagal mengantisipasi pergerakan Khvicha Kvaratskhelia yang sukses mencetak gol cepat dan membuka keunggulan bagi Paris Saint-Germain.
Gol tersebut jelas meruntuhkan mental bertanding skuad asuhan tuan rumah. Belum sempat menata ulang strategi, gawang Chelsea kembali jebol pada menit ke-15. Kali ini giliran penyelesaian akhir mematikan dari Bradley Barcola yang sukses menggandakan keunggulan tim tamu menjadi 2-0. Skor ini bertahan hingga turun minum.
Senny Mayulu Tutup Pesta Gol Paris Saint-Germain
Memasuki babak kedua, Chelsea mencoba merespons dengan bermain lebih agresif demi mencari gol hiburan. Sayangnya, lini depan mereka tampil tumpul dan gagal memaksimalkan sejumlah peluang.
Alih-alih memperkecil ketertinggalan, jala gawang Chelsea justru kembali bergetar untuk ketiga kalinya pada menit ke-62. Pemain muda Paris Saint-Germain, Senny Mayulu, sukses mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mematikan sisa-sisa harapan tuan rumah. Pertandingan pun ditutup dengan skor 0-3 tanpa balasan.
Statistik Mengejutkan: Chelsea Rajin Menembak, Tim Tamu Super Klinis
Data statistik akhir pertandingan menunjukkan betapa tidak efisiennya penyelesaian akhir Chelsea di laga ini. Secara mengejutkan, tuan rumah mencatatkan total 18 tembakan, jauh melampaui Paris Saint-Germain yang hanya melepaskan 8 percobaan tembakan. Keduanya sama-sama mencatatkan 2 peluang emas sepanjang laga.
Namun, Paris Saint-Germain tampil jauh lebih efektif dan mematikan. Tim tamu memegang kendali penguasaan bola sebesar 54 persen berbanding 46 persen milik Chelsea. Angka harapan gol (Expected Goals atau xG) kedua tim juga tak terpaut jauh, di mana Paris Saint-Germain mencatat 1.09 sementara Chelsea menorehkan 1.03. Fakta bahwa 8 tembakan tim tamu bisa berbuah 3 gol membuktikan betapa tajamnya lini serang mereka malam ini.
Ikuti Ihram.co.id
