Ihram.co.id — Nasib tragis harus diterima Inter Milan saat menjamu Bodo/Glimt di Stadion San Siro. Skuad Nerazzurri dipastikan tersingkir dari kompetisi usai menelan kekalahan kandang 1-2 pada laga leg kedua play-off.
Hasil menyakitkan ini membuat Inter kalah agregat cukup telak yakni 2-5 dari tim tamu. Sebelumnya pada pertemuan leg pertama, Bodo/Glimt juga sukses membungkam perlawanan Inter dengan skor meyakinkan 3-1.
Petaka Babak Kedua Kubu Tuan Rumah
Setelah bermain imbang tanpa gol di paruh pertama, gawang Inter justru kebobolan lebih dulu usai turun minum. Jens Petter Hauge sukses mencetak gol pembuka bagi tim tamu pada menit ke-58.
Situasi semakin memburuk bagi skuad tuan rumah ketika Håkon Evjen berhasil menggandakan keunggulan. Ia sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-72 untuk menjauhkan selisih agregat.
Inter Milan hanya mampu memberikan satu gol balasan melalui aksi bek Alessandro Bastoni pada menit ke-78. Gol hiburan ini tentu tidak cukup untuk menyelamatkan muka tuan rumah dari kekalahan.
Dominasi Statistik Tanpa Arti
Tersingkirnya Inter terasa makin menyakitkan karena mereka menguasai 70 persen jalannya laga. Sementara itu Bodo/Glimt hanya memegang 30 persen penguasaan bola untuk bertahan dan serangan balik.
Skuad Nerazzurri sebenarnya tampil sangat agresif dengan melepaskan total 33 percobaan tembakan. Namun penyelesaian akhir yang buruk membuat hanya 6 tembakan yang berstatus tepat sasaran ke gawang.
Sebaliknya, Bodo/Glimt bermain sangat efektif dengan hanya melepaskan 7 tembakan sepanjang laga. Hebatnya, 5 dari peluang tersebut sukses mengarah tepat sasaran dan berujung pada terciptanya dua gol.
Inter juga mencatatkan sirkulasi 603 operan dengan akurasi 90 persen berbanding 252 operan milik tim tamu. Tuan rumah turut mendominasi dengan 16 tendangan sudut yang sayangnya berujung sia-sia.
Ikuti Ihram.co.id
