Ihram.co.id — Pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang mempertemukan tuan rumah Atalanta melawan raksasa Jerman, Bayern Munich, telah merampungkan paruh pertama. Bermain di bawah tekanan pendukung tuan rumah sama sekali tidak menggentarkan mental skuad tamu. Hingga peluit tanda turun minum dibunyikan, Bayern Munich sukses membantai Atalanta dengan keunggulan telak 0-3.
Laga yang digelar pada 11 Maret 2026 ini benar-benar menjadi panggung pertunjukan dominasi mutlak Die Roten yang sukses meruntuhkan mental pertahanan tuan rumah hanya dalam kurun waktu 13 menit.
Hujan Gol Kilat Skuad Bayern Munich
Pesta gol Bayern Munich dimulai saat laga baru memasuki menit ke-12. Josip Stanisic sukses memecah kebuntuan dan merobek jala gawang Atalanta setelah memaksimalkan umpan atau assist matang dari Serge Gnabry.
Gol pembuka tersebut seakan menjadi pelecut semangat. Sepuluh menit berselang (menit 22′), giliran Michael Olise yang mencatatkan namanya di papan skor usai menerima assist dari Dayot Upamecano, menggandakan keunggulan menjadi 0-2. Tidak butuh waktu lama, tepatnya di menit ke-25, giliran Serge Gnabry yang menghukum pertahanan tuan rumah lewat golnya, kali ini berkat umpan balasan dari Michael Olise.
Serge Gnabry bahkan nyaris memperbesar keunggulan menjadi 0-4 di penghujung babak pertama (menit 44′), namun sayang tembakan kerasnya dari luar kotak penalti masih membentur mistar gawang.
Dominasi Mutlak Statistik Tim Tamu
Keunggulan telak 0-3 di papan skor berbanding lurus dengan dominasi mutlak Bayern Munich di atas lapangan. Berdasarkan catatan statistik paruh pertama, skuad asuhan pelatih tamu menguasai aliran bola (ball possession) hingga 73 persen, membuat Atalanta hanya sanggup memegang bola sebesar 27 persen.
Tingkat ancaman Bayern juga sangat mengerikan. Mereka melepaskan total 14 percobaan tembakan (7 di antaranya mengarah ke gawang atau shots on target), menghasilkan 4 peluang emas (big chances), dan mencatatkan angka harapan gol (Expected Goals atau xG) sebesar 2.93. Sebaliknya, Atalanta dibuat tak berkutik dan hanya sanggup melepaskan 3 tembakan dengan xG sangat minim, yakni 0.30.
Satu-satunya noda di babak pertama bagi Bayern Munich hanyalah kartu kuning yang diterima oleh Konrad Laimer pada menit ke-39 akibat pelanggaran (tripping) untuk menghentikan laju pemain lawan.
Ikuti Ihram.co.id
