Ihram.co.id — Pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) melawan Chelsea menyajikan pertarungan sengit dan tempo tinggi. Hingga peluit tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan pada 12 Maret 2026, skuad tuan rumah Les Parisiens sukses mengamankan keunggulan sementara dengan skor tipis 2-1 atas The Blues.
Laga ini diwarnai oleh aksi saling berbalas gol di setengah jam pertama, sebelum akhirnya ditutup oleh aksi individu brilian menjelang turun minum.
Saling Balas Gol Barcola dan Gusto
Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, PSG langsung mengambil inisiatif serangan dan sukses mencuri keunggulan cepat saat laga baru berjalan 10 menit. Umpan matang (assist) dari Joao Neves berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Bradley Barcola untuk membuka keunggulan tuan rumah menjadi 1-0.
Namun, keunggulan tersebut tidak membuat Chelsea gentar. Tim tamu memberikan perlawanan sengit dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-28. Memanfaatkan kelengahan pertahanan PSG, Enzo Fernandez melepaskan sodoran umpan yang langsung dikonversi menjadi gol penyeimbang oleh Malo Gusto. Papan skor pun kembali imbang 1-1.
Aksi Solo Dembele dan Catatan Statistik Babak Pertama
Di saat babak pertama sepertinya akan berakhir imbang, gawang Chelsea justru kembali bergetar pada menit ke-40. Lewat skema serangan balik kilat (swift counter attack), Ousmane Dembele sukses melakukan penetrasi membelah pertahanan The Blues sebelum melepaskan tembakan mematikan dari jarak dekat untuk membawa PSG kembali memimpin 2-1. Tensi laga yang memanas juga terekam di penghujung babak pertama saat Nuno Mendes dan Desire Doue melakukan pelanggaran beruntun pada menit ke-42.
Berdasarkan catatan statistik paruh pertama, PSG memegang kendali aliran bola (ball possession) dengan persentase 58 persen berbanding 42 persen milik Chelsea. Menariknya, intensitas serangan kedua tim berjalan sangat seimbang. Baik PSG maupun Chelsea sama-sama mencatatkan total 6 percobaan tembakan. Meski tertinggal di papan skor, Chelsea sejatinya memiliki efektivitas peluang (Expected Goals atau xG) yang lebih tinggi, yakni 0.63 berbanding 0.42 milik PSG.
Ikuti Ihram.co.id
