Ihram.co.id — Pertandingan dramatis dan penuh emosi tersaji di Estadio Jose Alvalade pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Sporting CP sukses menuntaskan misi kebangkitan yang sangat epik dengan menggilas tamunya, Bodo/Glimt, lewat skor telak 5-0 melalui drama babak perpanjangan waktu.
Kemenangan sensasional di hadapan pendukungnya sendiri ini sukses membalikkan kedudukan agregat menjadi 5-3 untuk keunggulan wakil Portugal tersebut, sekaligus memastikan satu tempat berharga di babak perempat final Liga Champions.
Tiga Gol Penyelamat Asa di Waktu Normal
Memulai laga dengan kondisi tertinggal agregat dua gol dari pertemuan pertama, Sporting CP langsung mengurung pertahanan Bodo/Glimt sejak peluit awal dibunyikan. Sorak sorai pendukung tuan rumah pertama kali pecah pada menit ke-34 setelah Goncalo Inacio sukses merobek jala gawang tim tamu untuk membuka keunggulan. Skor 1-0 ini bertahan hingga jeda turun minum.
Memasuki babak kedua, gempuran tuan rumah sama sekali tak mengendur. Pada menit ke-61, Pedro Goncalves atau yang akrab disapa Pote berhasil menggandakan keunggulan timnya. Terus dibombardir, barisan pertahanan Bodo/Glimt akhirnya melakukan kesalahan fatal yang berujung pada hadiah penalti untuk tuan rumah pada menit ke-79. Suarez yang ditunjuk sebagai algojo tanpa ragu mengeksekusi bola dengan sempurna, membawa skor menjadi 3-0 dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Gol Penentu Kemenangan dan Statistik Serangan Mengerikan
Momentum kebangkitan sepenuhnya berada di tangan Sporting CP. Memasuki babak perpanjangan waktu, mereka hanya butuh dua menit (92′) untuk mencetak gol keempat lewat aksi Araujo yang seketika meruntuhkan mental bertanding Bodo/Glimt. Pesta gol tuan rumah kemudian ditutup dengan manis oleh Nel pada penghujung babak perpanjangan waktu (120+1′), menyegel kemenangan 5-0 secara meyakinkan.
Keberhasilan membalikkan keadaan ini selaras dengan dominasi absolut Sporting CP di atas lapangan. Tuan rumah memegang kendali penuh dengan 66 persen penguasaan bola, membuat Bodo/Glimt hanya sanggup bertahan dengan sisa 34 persen penguasaan.
Daya ledak serangan Sporting CP benar-benar mengerikan. Sepanjang laga, mereka membombardir pertahanan lawan dengan total 38 tembakan dan sukses menciptakan 9 peluang emas. Angka harapan gol (Expected Goals atau xG) mereka pun melonjak tinggi di angka 3.35. Sebaliknya, Bodo/Glimt dibuat tak berkutik dengan hanya melepaskan 9 tembakan, menorehkan xG sebesar 0.54, dan tanpa satupun peluang emas yang tercipta.
Ikuti Ihram.co.id
