— Produsen teknologi asal China, Xiaomi, bersiap menghadirkan peningkatan performa besar melalui sistem operasi terbaru HyperOS 4 yang akan terintegrasi dengan teknologi dari Android 17. Pembaruan ini diklaim mampu mengurangi lag secara signifikan melalui arsitektur sistem baru, optimalisasi pemrosesan, serta perombakan kode aplikasi.

Pengembang Google diperkirakan merilis Android 17 pada periode Mei hingga Juni mendatang, dengan fokus utama pada peningkatan efisiensi sistem, stabilitas, dan responsivitas perangkat mobile. Xiaomi disebut akan mengadopsi teknologi inti tersebut dalam HyperOS 4 untuk menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih mulus.

Baca Juga: Xiaomi Kembangkan HyperOS 4 Berbasis Android 17, Ini Daftar Perangkat yang Kebagian

Arsitektur DeliQueue Jadi Kunci Performa

Salah satu perubahan utama pada Android 17 adalah kehadiran arsitektur sistem baru bernama DeliQueue, yang menggantikan mekanisme lama MessageQueue berbasis penguncian memori (memory locking).

DeliQueue menggunakan struktur data tanpa penguncian (lock-free), sehingga sistem dapat memproses tugas tanpa harus menunggu antrean akses memori secara berurutan. Pendekatan ini meningkatkan efisiensi pengolahan proses latar belakang dan multitasking.

Peningkatan yang diklaim antara lain:

  • Mengurangi antrean proses — thread sistem tidak lagi menunggu akses memori secara kaku
  • Pemrosesan paralel lebih fleksibel — tugas dijalankan berdasarkan ketersediaan sumber daya
  • Peningkatan performa aplikasi — frame drop berkurang sekitar 4%
  • Antarmuka lebih responsif — penurunan lag hingga 7,7% pada sistem utama dan launcher

Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kelancaran perangkat saat menjalankan banyak aplikasi sekaligus atau menangani beban kerja tinggi.

HyperOS 4 Tulis Ulang Aplikasi Sistem

Selain mengadopsi teknologi Android terbaru, Xiaomi juga melakukan perubahan besar pada struktur perangkat lunak HyperOS 4 dengan menulis ulang aplikasi sistem menggunakan bahasa pemrograman Rust dan framework Flutter.

Pendekatan ini bertujuan menghapus kode lama (legacy code) yang dinilai membebani sistem serta berpotensi menyebabkan penurunan performa. Dengan basis kode baru yang lebih modern dan ringan, Xiaomi menargetkan peningkatan kecepatan, efisiensi, serta stabilitas sistem jangka panjang.

Strategi tersebut juga diharapkan mampu meminimalkan bug dan meningkatkan konsistensi pengalaman pengguna di berbagai perangkat.

Integrasi arsitektur Android 17 dengan HyperOS 4 menjadi bagian dari strategi Xiaomi untuk menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih lancar pada perangkat generasi terbaru maupun model yang masih mendapat dukungan pembaruan.

Baca Juga: HyperOS 4 Disebut Bakal Satukan Launcher Xiaomi dan POCO, Era POCO Launcher Berakhir?

Kombinasi arsitektur sistem baru, optimalisasi aplikasi, serta efisiensi pemrosesan diharapkan meningkatkan performa untuk aktivitas sehari-hari seperti multitasking, gaming, hingga penggunaan aplikasi berat.

Meski demikian, Xiaomi belum mengumumkan daftar perangkat yang akan menerima HyperOS 4 maupun jadwal peluncuran resminya. Informasi lebih lanjut diperkirakan akan disampaikan mendekati perilisan Android 17 secara global.