Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi pada sesi I perdagangan Jumat (19/6/2026). IHSG melemah 45,01 poin atau 0,73% ke level 6.127,32.
Pergerakan indeks pada hari ini tercatat bervariasi dalam rentang 6.117 hingga 6.215, namun tekanan jual membawa IHSG ke posisi penutupan sesi I yang lebih rendah.
Aktivitas perdagangan relatif tinggi. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, volume perdagangan mencapai 13,85 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 8,24 triliun dan frekuensi 1.027.352 kali transaksi.
Dari keseluruhan emiten, 297 saham mencatatkan kenaikan, 355 saham turun, dan 152 saham bergerak stagnan hingga akhir sesi I. Kelompok saham LQ45 yang mewakili blue chip turun 1,15%.
Tekanan menyeluruh terlihat pada seluruh sektor di sesi I. Sektor kesehatan memimpin pelemahan dengan penurunan 2,42%, diikuti sektor properti turun 1,8%, sektor perindustrian melemah 1,64%, sektor barang baku minus 1,05%, serta sektor keuangan turun 0,92%.
Pergerakan Indeks Asia
Indeks regional mencatatkan pergerakan beragam pada sesi perdagangan yang sama. Straits Times (Singapura) tertekan 0,22%, sementara Nikkei (Jepang) justru menguat 0,37%. Bursa Shanghai dan Hang Seng tidak beroperasi karena libur.
Top Gainers: Lima Saham Melonjak
Di tengah koreksi IHSG, terdapat lima saham yang menjadi top gainers dengan lonjakan harga antara 15% hingga 25%.
- PT Mega Perintis Tbk (ZONE) naik 25% menjadi Rp 545, mentok pada batas auto rejection atas (ARA).
- PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) menguat 25,86% ke Rp 146.
- PT Natura City Developments Tbk (CITY) melonjak 18,62% menjadi Rp 172.
- PT Citatah Tbk (CTTH) naik 18,46% ke Rp 154.
- PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) menanjak 15,71% menjadi Rp 81.
Top Loser
Di sisi lain, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) tercatat memimpin daftar top losers setelah harga sahamnya anjlok 14,96% ke Rp 8.525 dan menyentuh batas auto rejection bawah (ARB).
Perkembangan pada sesi I mencerminkan adanya disparitas kinerja antar saham, di mana beberapa emiten mengalami lonjakan signifikan meski indeks utama bergerak turun.
Ikuti Ihram.co.id
