Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendesak aparat kepolisian di tingkat resort dan sektor untuk memperketat upaya pencegahan tawuran di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Permintaan itu disampaikan setelah Sahroni menerima laporan masih maraknya tawuran di kedua daerah tersebut.

Dia menegaskan para Kapolres dan Kapolsek harus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di daerah masing-masing, dengan menempatkan prioritas pada tindakan pencegahan.

“Saya juga sudah pesan ke Pak Kapolres dan Pak Kapolsek, untuk jaga wilayah masing-masing. Utamakan pencegahan, jaga kamtibmas wilayah. Karena Jakut dan Jakbar ini dapil saya, saya tidak mau generasi muda di wilayah ini terpapar kejahatan jalanan maupun narkoba. Kasihan, rusak nanti masa depannya,” ujar Sahroni dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2026).

Sahroni menyampaikan hal itu setelah menggelar kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat (Asmas) di Koja, Jakarta Utara, dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang dihadiri ribuan warga itu menjadi forum dialog antara Sahroni dan masyarakat setempat terkait berbagai persoalan lingkungan.

Dalam pertemuan, Sahroni juga mengingatkan orang tua agar aktif memantau perbuatan anak-anaknya. Dia menyebut laporan dari tiap Polsek menunjukkan tawuran di kedua wilayah masih berskala masif.

“Nah bapak ibu tolong pantau anak-anaknya, karena saya jamin bakal nyesel nanti kalau sudah kena konsekuensi hukumnya,” tegas Sahroni.

Ajakan Lapor Lewat Medsos

Sahroni meminta warga tidak ragu melaporkan temuan kejahatan melalui media sosial pribadinya. Dia menyatakan memantau sendiri akun tersebut dan berkomitmen menindaklanjuti keluhan yang membutuhkan perhatian hukum.

“Medsos juga saya pegang sendiri, jadi bapak ibu tidak perlu khawatir laporannya tidak terbaca. Kalau ada keluhan atau persoalan hukum yang membutuhkan perhatian, akan saya respons dan bantu koordinasikan secepat mungkin dengan penegak hukum terkait. Yang penting masyarakat jangan diam ketika melihat atau mengalami persoalan hukum. Semakin cepat dilaporkan, semakin cepat pula bisa ditangani,” ujarnya.

Penyerahan Bantuan Pendidikan

Acara penyerapan aspirasi ditutup dengan penyerahan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Sahroni menyampaikan 2.000 PIP dari Fraksi NasDem DPR dibagikan kepada ratusan peserta didik yang berhak menerima di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.