— VinFast bersiap memperluas portofolio kendaraan listriknya di Indonesia. Setelah memasarkan mobil listrik, pabrikan asal Vietnam itu mengonfirmasi rencana menghadirkan motor listrik untuk konsumen Tanah Air mulai awal 2026.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh manajemen VinFast Indonesia, meski model yang akan diboyong masih belum diumumkan secara spesifik.

Tiga Model Baru Meluncur di Vietnam

Di negara asalnya, VinFast belum lama ini meluncurkan tiga model motor listrik baru yang seluruhnya mengusung sistem baterai swap. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah VinFast Viper, yang secara desain sekilas menyerupai skuter populer seperti Honda Vario, namun sepenuhnya menggunakan tenaga listrik.

VinFast Viper dibekali dua baterai swap berbahan lithium iron phosphate (LFP) yang diklaim lebih aman dan tahan lama. Masing-masing baterai memiliki kapasitas 1,5 kWh. Dengan dua baterai terpasang dan terisi penuh, Viper diklaim mampu menempuh jarak hingga 165 kilometer.

Spesifikasi Motor Listrik Vinfast Feliz Ii
VinFast Feliz II. Foto: VinFast Auto

Selain Viper, VinFast juga memperkenalkan Evo dan Feliz II. Kedua model ini mengusung karakter desain yang berbeda, dengan tampilan lebih retro dan elegan, minim ornamen, dan garis bodi yang sederhana.

Dari sisi teknis, Evo dan Feliz II memiliki spesifikasi yang relatif serupa dengan Viper, termasuk penggunaan baterai LFP dan konsep baterai swap, sehingga mendukung kemudahan penggantian baterai tanpa harus menunggu pengisian ulang.

Bersamaan dengan peluncuran motor listrik, VinFast juga memperkenalkan sepeda listrik Amio. Model ini menyasar kebutuhan mobilitas jarak pendek dengan desain sederhana khas sepeda listrik perkotaan.

VinFast Amio menggunakan baterai tanam LFP berkapasitas 1,02 kWh. Dalam kondisi baterai penuh, Amio diklaim mampu menempuh jarak hingga 65 kilometer, dengan kecepatan maksimum 30 km/jam, sesuai dengan karakter sepeda listrik untuk penggunaan harian.

Masuk Indonesia Awal 2026, Masih CBU

Hingga kini, VinFast belum mengumumkan harga resmi motor listrik tersebut, baik di Vietnam maupun untuk pasar Indonesia. Dengan demikian, belum tersedia informasi banderol dalam mata uang asing maupun konversinya ke rupiah.

Namun, VinFast Indonesia memastikan motor listriknya akan diperkenalkan di Tanah Air pada awal 2026 dengan status Completely Built Up (CBU) atau diimpor utuh.

“Yang pasti untuk motor listrik kita perkenalkan dulu dengan skema Completely Built Up (CBU) di awal tahun depan,” ujar Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia, beberapa waktu lalu.

Peluang Dirakit Lokal di Subang

Langkah VinFast membawa motor listrik ke Indonesia dinilai menarik, mengingat saat ini insentif motor listrik Rp7 juta dari pemerintah belum memiliki kejelasan kelanjutan. Meski demikian, VinFast tetap melihat potensi pasar kendaraan roda dua listrik di Indonesia.

Ke depan, VinFast juga membuka peluang untuk perakitan lokal motor listriknya. Pabrikan ini telah memiliki pabrik mandiri di Subang, Jawa Barat, yang dapat dimanfaatkan untuk merakit produk roda dua listrik jika volume dan kondisi pasar dinilai memungkinkan.

Masuknya motor listrik VinFast berpotensi menambah persaingan di segmen kendaraan listrik roda dua Indonesia, khususnya dengan keunggulan teknologi baterai swap yang mulai menjadi perhatian konsumen urban.