Ihram.co.id — Polytron secara terbuka mengonfirmasi tengah menyiapkan motor listrik baru yang diproyeksikan meluncur pada 2026. Kepastian ini menegaskan komitmen produsen elektronik nasional tersebut untuk tetap agresif di tengah persaingan pasar kendaraan listrik roda dua yang semakin ketat di Indonesia.
Informasi tersebut disampaikan Head of Group Product Electric Vehicle 2W Polytron, Ilman Fachrian Fadly. Ia menyebutkan bahwa aktivitas pengembangan produk masih terus berjalan dan menjadi bagian penting dari strategi jangka menengah perusahaan.
“Ditunggu saja, tadi Pak Tekno juga sudah spill kan,” ujar Ilman yang kami kutip dari KompasOtomotif, Sabtu (24/01)
Pengembangan Produk Masih Berjalan
Ilman menegaskan, motor listrik Polytron baru yang tengah disiapkan merupakan hasil riset dan pengembangan berkelanjutan Polytron. Langkah ini dilakukan agar perusahaan tetap relevan dengan kebutuhan pasar, sekaligus mampu merespons dinamika industri kendaraan listrik yang terus berubah.
Menurutnya, Polytron tidak ingin terburu-buru mengunci konsep maupun segmen pasar sebelum mendapatkan gambaran kebutuhan konsumen secara menyeluruh. Oleh karena itu, proses pengembangan masih bersifat eksploratif.
Segmen Pasar Masih Dikaji
Hingga saat ini, Polytron belum menentukan secara pasti segmen yang akan dibidik oleh motor listrik terbarunya. Perusahaan masih memetakan peluang, apakah akan menghadirkan model yang lebih terjangkau dibanding Fox 350, motor dengan performa di atasnya, atau bahkan produk di segmen baru yang belum pernah digarap sebelumnya.
“Nanti saja itu (segmen pasarnya). Nanti kita lihat. Kita lihat yang paling dibutuhkan itu yang mana. Yang di bawahnya 350, atau yang di atasnya 350, atau yang seperti apa. Kami juga masih meraba terus,” kata Ilman.
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa Polytron membuka ruang yang cukup lebar dalam menentukan arah produk barunya, seiring upaya menyesuaikan diri dengan permintaan pasar.
Lini Motor Listrik Polytron Saat Ini
Saat ini, Polytron telah memiliki beberapa model motor listrik yang dipasarkan di Indonesia dengan rentang harga yang cukup luas. Model paling terjangkau adalah Polytron Fox-200 yang dibanderol Rp 11.500.000, atau setara sekitar 740 dolar AS.
Di atasnya, terdapat Polytron Fox 350 yang ditawarkan dalam dua skema. Varian dengan sistem sewa baterai dipasarkan dengan harga Rp 15.500.000, sekitar 1.000 dolar AS, sedangkan varian dengan pembelian baterai dibanderol Rp 27.500.000, setara sekitar 1.780 dolar AS.
Sementara itu, Polytron Fox 500 diposisikan sebagai model tertinggi dengan harga Rp 38.100.000, atau sekitar 2.460 dolar AS, menyasar konsumen yang membutuhkan performa lebih tinggi.
Perkuat Posisi di Pasar Motor Listrik Nasional
Dengan portofolio produk yang sudah mencakup berbagai segmen, kehadiran motor listrik baru pada 2026 diperkirakan akan semakin memperkuat posisi Polytron di pasar kendaraan listrik roda dua nasional.
Apalagi, tren penggunaan motor listrik di Indonesia terus meningkat, didorong oleh efisiensi biaya operasional, meningkatnya kesadaran lingkungan, serta dukungan infrastruktur yang kian berkembang.
Di tengah persaingan yang semakin padat, langkah Polytron menyiapkan model baru menjadi sinyal bahwa pabrikan lokal tersebut berupaya mempertahankan daya saing sekaligus memperluas jangkauan konsumennya di masa mendatang.
Ikuti Ihram.co.id
