Ihram.co.id — Kylian Mbappe akhirnya buka suara terkait rumor yang menyebut dirinya memaksakan diri tampil di final Piala Super Spanyol melawan Barcelona demi menyelamatkan posisi Xabi Alonso sebagai pelatih Real Madrid. Penyerang asal Prancis itu menegaskan bahwa keputusannya untuk bermain murni didasari keinginan profesional, meski saat itu ia belum pulih sepenuhnya dari cedera lutut.
Klarifikasi Mbappe Terkait Isu Pemecatan Xabi Alonso
Rumor yang berkembang dari media Prancis, L’Equipe, menyebutkan bahwa Mbappe mengetahui nasib Alonso di kursi kepelatihan bergantung pada hasil final Piala Super Spanyol. Hal ini dikabarkan memicu Mbappe untuk mengabaikan saran medis yang memintanya beristirahat hingga akhir Januari demi menyembuhkan cedera lututnya.
Namun, Mbappe membantah spekulasi tersebut dalam konferensi pers menjelang laga Liga Champions antara Real Madrid melawan Monaco. Ia menyatakan bahwa kehadirannya di lapangan tidak berkaitan dengan situasi kontrak atau masa depan sang pelatih.
“Apakah aku harus mengomentari semua yang dikatakan jurnalis di Prancis? Aku pergi karena aku selalu ingin bermain di setiap pertandingan. Apakah aku bermain bagus atau tidak, aku tidak tahu, tapi begitulah aku,” ujar Mbappe seperti dikutip dari AS.
Kronologi Cedera dan Comeback di Piala Super Spanyol
Kylian Mbappe diketahui mengalami cedera lutut menjelang Natal tahun lalu. Akibat cedera tersebut, ia sempat absen dalam laga lanjutan Liga Spanyol melawan Real Betis serta melewatkan babak semifinal Piala Super Spanyol saat menghadapi Atletico Madrid.
Mbappe kemudian menyusul skuad ke Jeddah dan masuk sebagai pemain pengganti pada laga final melawan Barcelona. Meski demikian, kehadirannya tidak mampu menghindarkan Real Madrid dari kekalahan dengan skor 2-3. Sehari setelah kekalahan tersebut, manajemen klub resmi memberhentikan Xabi Alonso dari jabatannya.
Rencana Pemulihan yang Tidak Berjalan Mulus
Mbappe menjelaskan bahwa tim medis dan dirinya sebenarnya sudah menyusun rencana untuk kembali merumput di ajang Piala Super Spanyol. Namun, kondisi fisiknya belum memungkinkan untuk tampil sejak babak semifinal.
“Kami sudah membuat sebuah rencana untuk comeback di Piala Super, dan itu memang tidak memungkinkan saat melawan Atletico. Saat itu aku sangat sedih dan tidak siap untuk bermain di final, tapi pelatih memintaku untuk datang dan mendukung tim,” ungkap pemain berusia 28 tahun tersebut.
Ia menambahkan bahwa dirinya telah berusaha memberikan performa terbaik di laga final meski hasilnya mengecewakan. Saat ini, Mbappe fokus untuk memulihkan kondisi fisiknya agar dapat kembali berkontribusi maksimal bagi Los Blancos.
Ikuti Ihram.co.id
