— Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, menegaskan pentingnya performa maksimal dari seluruh pemainnya saat menghadapi Napoli pada lanjutan Serie A 2025/2026. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Diego Armando Maradona, Minggu (18/1/2026) dini hari WIB, dan diprediksi menjadi ujian berat bagi tim tamu yang tengah dilanda tren negatif.

Sassuolo datang ke Naples dengan kondisi kurang ideal. Klub berjuluk Neroverde itu belum meraih kemenangan dalam tujuh laga terakhir di liga, sebuah catatan yang membuat mereka kini tertahan di papan tengah klasemen. Situasi ini memaksa Grosso untuk menuntut respons positif dari para pemainnya, termasuk bek andalan Jay Idzes, demi menghindari keterpurukan lebih dalam.

Sassuolo Terjebak Tren Negatif

Rentetan hasil buruk membuat Sassuolo saat ini berada di peringkat ke-11 klasemen sementara Serie A dengan raihan 23 poin. Kemenangan terakhir mereka tercatat pada awal Desember saat menundukkan Fiorentina. Setelah itu, performa Sassuolo cenderung menurun dengan kombinasi hasil imbang dan kekalahan.

Sejumlah laga berat turut memperparah situasi, termasuk kekalahan dari Juventus dan AS Roma. Pada periode setelah Natal, Sassuolo juga gagal memetik hasil maksimal usai hanya bermain imbang melawan Bologna dan Parma. Kondisi ini membuat tekanan terhadap tim semakin besar jelang laga kontra Napoli yang dikenal memiliki kekuatan ofensif berbahaya.

Fabio Grosso Minta Mentalitas Kuat

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Fabio Grosso menekankan pentingnya mentalitas dan keberanian dalam menghadapi lawan sekelas Napoli. Ia mengakui kualitas Partenopei yang saat ini bersaing di papan atas bersama Inter Milan dan AC Milan, namun tetap menuntut anak asuhnya bermain tanpa rasa takut.

“Kami mempersiapkan diri untuk bermain dengan cara kami sendiri. Lawan tentu bisa menentukan banyak hal, tetapi kami juga sudah menunjukkan bahwa kami mampu memberi perlawanan. Dalam situasi seperti ini, Anda harus tampil baik, meski terkadang itu pun belum tentu cukup,” ujar Grosso.

Menurut mantan juara Piala Dunia 2006 itu, Sassuolo menunjukkan perkembangan dalam beberapa laga terakhir meski hasil akhir belum berpihak. Ia menilai peningkatan performa tersebut bisa menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan berikutnya.

Evaluasi dari Laga Sulit Sebelumnya

Grosso menyoroti dua pertandingan terakhir melawan tim papan atas sebagai bahan evaluasi. Ia menyebut Sassuolo tampil lebih baik pada laga kedua, meski tetap gagal meraih poin. Dari situ, ia melihat adanya potensi untuk membangun kembali kepercayaan diri tim.

“Kami menjalani dua pertandingan yang sangat sulit dan berbeda. Pada pertandingan kedua, performa kami meningkat. Kami memang tidak mendapatkan hasil yang diinginkan, tetapi itu bisa membantu kami membangun kekuatan,” jelasnya.

Fokus dan Efektivitas Jadi Kunci

Menghadapi Napoli, Sassuolo diprediksi kembali tidak diunggulkan. Namun Grosso menegaskan bahwa peluang tetap ada jika timnya mampu bermain efektif dan memaksimalkan setiap kesempatan.

“Kami sedang berada di tengah turbulensi dan harus tahu cara menghadapinya. Saya bilang kepada pemain bahwa kami harus bermain dengan identitas kami sendiri. Jika tidak tampil tajam dan tanpa ampun, maka akan sangat sulit membawa pulang poin,” tegas Grosso.

Laga ini menjadi kesempatan penting bagi Sassuolo untuk menunjukkan karakter dan menghentikan laju negatif mereka di Serie A.