Ihram.co.id — Pembalap MotoGP Johann Zarco menyebut pembalap muda Barry Baltus sebagai salah satu kandidat potensial untuk mengisi kursi Yamaha Factory Racing pada musim MotoGP 2027. Pernyataan tersebut muncul di tengah memanasnya bursa transfer pembalap menjelang dimulainya musim MotoGP 2026.
Zarco menilai Baltus menunjukkan perkembangan signifikan di kelas Moto2 dan berada di jalur yang tepat untuk promosi ke kelas utama, terutama jika mampu mempertahankan konsistensi performa dalam perebutan gelar.
Baca Juga: Rumor Transfer MotoGP 2027: Nicolo Bulega Siap Promosi dari WorldSBK, Gantikan Morbidelli
Bursa Transfer MotoGP 2027 Mulai Memanas
Pasar pembalap MotoGP 2027 diprediksi menjadi salah satu yang paling kompetitif dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini dipicu oleh banyaknya kontrak pembalap yang akan berakhir pada akhir musim 2026, sehingga membuka peluang bagi talenta muda dari kelas Moto2.
Sejumlah pembalap seperti David Alonso, Dani Holgado, serta runner-up Moto2 2025 Manuel González sebelumnya telah dikaitkan dengan peluang promosi ke MotoGP.
Namun Zarco menambahkan nama Baltus sebagai kandidat potensial setelah pembalap asal Belgia tersebut finis di posisi ketiga klasemen Moto2 musim 2025, yang dinilai menunjukkan peningkatan performa signifikan.
Menurut Zarco, kemampuan bersaing secara konsisten dalam perebutan gelar Moto2 menjadi faktor penting yang diperhatikan tim MotoGP dalam menilai calon pembalap.
“Bersaing memperebutkan gelar Moto2, bukan hanya memenangkan balapan, memberi nilai tambah besar bagi tim MotoGP karena menunjukkan konsistensi,” ujar Zarco.
Jalur Baltus Disebut Mengarah ke Yamaha
Zarco juga menilai peluang Baltus menuju Yamaha terbuka karena adanya hubungan antara tim Moto2 yang dibelanya saat ini, Fantic Racing, dengan proyek balap Yamaha.
Keterkaitan tersebut melibatkan Éric de Seynes, yang memiliki hubungan erat dengan Yamaha dan dinilai dapat membuka jalur karier Baltus menuju tim pabrikan Jepang tersebut.
Zarco menilai Baltus menunjukkan perkembangan normal sebagai pembalap profesional dan tidak memiliki kekurangan signifikan dari sisi teknis.
“Dia telah membuat langkah besar dan berada di jalur perkembangan yang tepat. Anda tidak bisa mengatakan dia kekurangan sesuatu. Dia berkembang dengan baik,” kata Zarco.
Meski demikian, Zarco menegaskan peluang tersebut sangat bergantung pada performa Baltus pada musim berjalan. Jika gagal bersaing dalam perebutan gelar, peluang kontrak MotoGP bisa tertutup.
Masa Depan Zarco Bersama Honda Sudah Pasti
Sementara itu, masa depan Johann Zarco sendiri di MotoGP telah dipastikan. Juara dunia Moto2 dua kali tersebut akan tetap berada di grid MotoGP bersama LCR Honda setelah menandatangani perpanjangan kontrak untuk musim 2026 dan 2027.
Namun keputusan perpanjangan kontrak tersebut dikabarkan tidak sepenuhnya mendapat dukungan internal Honda Racing Corporation. Beberapa petinggi disebut tidak terlibat dalam proses negosiasi.
Mantan bos HRC, Livio Suppo, bahkan menyatakan dirinya tidak akan memperpanjang kontrak Zarco selama dua musim karena mempertimbangkan faktor usia dan rekam jejak performanya di MotoGP.
Baca Juga: David Alonso, Bintang Moto2 Dikabarkan Bakal Bergabung Tim Utama Ducati pada MotoGP 2027
Spekulasi mengenai masa depan Barry Baltus menegaskan semakin besarnya perhatian tim MotoGP terhadap pembalap muda dari kelas Moto2. Dengan banyaknya kursi yang berpotensi kosong pada 2027, performa pembalap muda sepanjang musim akan menjadi penentu peluang promosi ke kelas utama.
Jika mampu tampil konsisten dan bersaing dalam perebutan gelar Moto2, Baltus berpeluang mengikuti jejak pembalap lain yang sukses menembus MotoGP melalui jalur pengembangan Yamaha.
Ikuti Ihram.co.id
