Ihram.co.id — Pebalap Aprilia Racing, Jorge Martin memulai musim 2026 dengan catatan positif pada hari pertama tes pramusim MotoGP di Chang International Circuit, Buriram, Thailand. Ini menjadi momen penting bagi sang juara dunia 2024, yang baru kembali ke lintasan setelah pemulihan dari cedera serius sepanjang 2025.
Martin, 28, yang menjalani dua operasi rekonstruksi pada pergelangan tangan kiri dan tulang selangka kanan pada Desember lalu, akhirnya mendapatkan izin medis lengkap untuk turun di tes ini. Penampilan ini menandai kembalinya Martin ke lintasan setelah absen di tes Sepang awal Februari 2026.
“Saya langsung merasa nyaman di atas motor. Mungkin hari ini pertama kali saya benar-benar merasa bahwa ini motor saya,” ujar Martin dalam wawancaranya dengan Crash.net pasca tes pramusim, merujuk pada penyesuaian ergonomi dan posisi tubuh yang dilakukan tim teknis Aprilia.
Baca Juga: Jorge Martin Siap Tantang Dominasi Marc Marquez di MotoGP 2026
Performa Moncer di Hari Pertama
Meski baru kembali berlatih secara penuh, Martin langsung menunjukkan ritme kompetitif dengan catatan waktu yang menjanjikan dibandingkan pebalap lain. Data sementara menunjukkan ia berada di posisi 13 besar secara keseluruhan pada sesi pagi, meski belum menggunakan banyak upgrade baru.
“Hari ini saya cukup santai karena tidak banyak hal baru untuk dicoba. Saya hanya berkendara seperti persiapan akhir pekan balap,” kata Martin.
Tes Buriram ini menjadi indikasi bahwa Martin mulai menyesuaikan diri dengan RS‑GP26, motor yang sempat memberinya pengalaman sulit pada musim debutnya dengan Aprilia akibat cedera.
Perubahan Ergonomi dan Strategi Aprilia
Salah satu faktor kunci kenyamanan Martin adalah perubahan posisi tubuh dan distribusi bobot di atas motor, yang membuat RS‑GP26 lebih sesuai dengan gaya balapnya. Ia menekankan bahwa konfigurasi baru ini membuatnya merasa lebih percaya diri dan siap membantu pengembangan motor untuk rekan setimnya, Marco Bezzecchi.
“Sekarang saya akan mulai mencoba beberapa komponen baru untuk membantu Marco mengembangkan motor. Tapi hari ini fokus utama adalah menemukan ritme saya sendiri,” ujar Martin.
Bezzecchi sendiri juga tampil kompetitif di tes, memimpin beberapa sesi dan menjadi salah satu andalan Aprilia dalam persaingan gelar musim ini.
Tes resmi Buriram ini menjadi uji final sebelum seri pembuka musim 2026, yang akan berlangsung di sirkuit yang sama pada 27 Februari–1 Maret 2026. Performa positif Martin di hari pertama memberi sinyal bahwa ia siap menghadapi musim baru dengan kondisi lebih prima dan percaya diri, sekaligus meningkatkan harapan Aprilia untuk bersaing di papan atas.
Baca Juga: Masa Depan Jorge Martin di Aprilia Diragukan, Yamaha Disebut Siap Gaet untuk MotoGP 2027
Dengan kombinasi kesembuhan fisik, penyesuaian motor, dan ritme kompetitif, Martin diprediksi akan menjadi sorotan musim ini, terutama setelah pengalaman cedera yang membatasi performanya di musim sebelumnya.
Ikuti Ihram.co.id
