— Kiper Benfica, Anatoliy Trubin, mengungkapkan kegembiraannya usai berhasil mencetak gol krusial ke gawang Real Madrid dalam ajang Liga Champions. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Benfica dengan skor akhir 4-2, sekaligus memastikan langkah timnya ke fase gugur.

Berkat gol Trubin, Benfica berhasil mengamankan posisi kedua di klasemen grup, mengungguli Marseille yang memiliki produktivitas gol lebih rendah. Tanpa gol tersebut, kemenangan 3-2 tidak akan cukup bagi Benfica untuk lolos.

Trubin mengaku awalnya tidak menyadari bahwa timnya membutuhkan satu gol lagi untuk memastikan kelolosan. “Saya tidak menyadari hal yang kami butuhkan [satu gol lagi],” ujar Trubin seperti dikutip dari situs resmi Liga Champions. Ia menambahkan, “Tomas [Araujo] dan Antonio [Silva] berkata, ‘satu [lagi], satu’. Saya seperti merespons dengan, ‘Apa?'”

Situasi berubah ketika ia melihat rekan-rekannya dan sang manajer memintanya untuk maju ke depan. “Lalu kemudian saya melihat semua orang meminta saya untuk ikut maju. Saya juga melihat manajer, jadi saya ikut maju ke depan, saya masuk ke kotak penalti dan saya tidak tahu setelah itu…” kisahnya.

Kiper asal Ukraina ini mengakui bahwa mencetak gol bukanlah hal yang lazim baginya, sehingga momen tersebut terasa sangat istimewa. “Saya tidak tahu hal yang harus dikatakan. Ini adalah momen yang gila. Saya tidak terbiasa mencetak gol,” tuturnya.

Trubin, yang berusia 24 tahun, menyatakan bahwa ini adalah kali pertama ia mencetak gol sepanjang kariernya. “Sungguh sulit dipercaya,” tutupnya.