Ihram.co.id — Marc Marquez memberi sinyal kuat bahwa masa depannya bersama Ducati Lenovo Team di ajang MotoGP hampir mencapai titik akhir. Juara dunia bertahan itu mengungkapkan bahwa sebagian besar poin dalam negosiasi kontrak baru dengan Ducati sudah disepakati oleh kedua pihak.
Meski begitu, Marquez meminta sedikit waktu sebelum benar-benar menandatangani kontrak tersebut karena ingin memastikan kondisi fisiknya sudah sepenuhnya pulih setelah cedera yang dialaminya pada akhir musim lalu.
Baca Juga: Marc Marquez Ungkap Alasan Tunda Negosiasi Kontrak Baru Ducati, Cedera Jadi Faktor Utama
Negosiasi Kontrak Sudah Dekati Kesepakatan
Masa depan Marquez menjadi salah satu topik utama dalam bursa transfer MotoGP beberapa waktu terakhir. Banyak pihak memperkirakan pembalap asal Cervera tersebut akan tetap bertahan di Ducati setelah menjalani musim debut yang sangat sukses bersama pabrikan asal Italia itu.
Pada musim pertamanya bersama Ducati, Marquez berhasil meraih gelar juara dunia MotoGP yang kesembilan sepanjang kariernya di Grand Prix. Keberhasilan itu sekaligus menegaskan kebangkitan performanya setelah beberapa musim sebelumnya diwarnai cedera.
Marquez mengatakan bahwa proses negosiasi kontrak baru dengan Ducati berjalan sangat positif dan sebagian besar detail kerja sama sudah mencapai kesepakatan.
“Tentang kontrak, Ducati dan saya sudah sepakat di sebagian besar poin,” kata Marquez usai kembali dari seri pembuka musim.
Namun ia belum mengungkap secara detail bagian apa saja dari kontrak yang masih perlu diselesaikan.
Cedera Bahu Jadi Alasan Penundaan
Salah satu alasan utama Marquez menunda penandatanganan kontrak adalah kondisi fisiknya. Ia sempat mengalami cedera bahu yang membuatnya tidak bisa menunggangi motor MotoGP selama beberapa bulan sejak Oktober hingga Februari.
Karena itu, Marquez ingin memastikan dirinya benar-benar merasa nyaman kembali di atas motor sebelum membuat keputusan jangka panjang.
“Ketika kami mulai membicarakan masa depan, saya sedang dalam kondisi cedera. Jadi pertama-tama saya ingin merasa baik di atas motor, baru kemudian menandatangani kontrak,” jelasnya.
Langkah tersebut dianggap wajar mengingat Marquez ingin memastikan dirinya masih mampu tampil di level tertinggi sebelum berkomitmen untuk jangka waktu yang lebih panjang bersama Ducati.
Tetap Kompetitif di Seri Pembuka
Meski belum sepenuhnya pulih, Marquez tetap menunjukkan performa kompetitif pada seri pembuka musim Thailand Grand Prix yang digelar di Chang International Circuit.
Ia sempat bersaing memperebutkan kemenangan pada balapan Sprint dan berada dalam posisi kuat untuk meraih podium pada balapan utama. Namun, Marquez harus mengakhiri balapan lebih awal akibat masalah teknis pada roda belakang.
Kendati demikian, performanya tetap menjadi sinyal positif bahwa ia masih mampu bersaing di barisan depan bersama Ducati.
“Saya menantikan balapan berikutnya. Di Thailand kami memang sedikit kesulitan, tetapi kami tetap berada di sana dan bertarung untuk podium,” ujar Marquez.
Baca Juga: Marc Marquez Hampir Podium di Thailand, Michele Pirro Tegaskan Ducati Belum Tamat
Fokus Tingkatkan Kondisi Fisik
Setelah seri pembuka musim, Marquez memanfaatkan jeda dua minggu untuk meningkatkan kondisi fisiknya, khususnya pemulihan pada bahu yang sebelumnya cedera.
Ia berharap peningkatan kondisi tersebut bisa membantunya kembali tampil maksimal dalam balapan berikutnya dan memperkecil selisih poin di klasemen.
Saat ini, Marquez masih tertinggal 23 poin dari pemimpin klasemen sementara Pedro Acosta, yang tampil kuat di awal musim.
Seri berikutnya akan berlangsung di Autódromo Internacional Ayrton Senna, Brasil, yang untuk pertama kalinya kembali masuk kalender MotoGP. Balapan tersebut diprediksi menjadi kesempatan penting bagi Marquez untuk bangkit sekaligus semakin memperjelas masa depannya bersama Ducati.
Dengan negosiasi yang hampir rampung, pengumuman resmi kontrak baru Marquez bersama Ducati kini tampaknya hanya tinggal menunggu waktu.
Ikuti Ihram.co.id
