— Juara dunia MotoGP delapan kali, Marc Marquez, menegaskan bahwa MotoGP akan tetap menjadi bagian penting dari hidupnya meski ia memutuskan pensiun dari ajang balap motor premier dunia. Pernyataan ini disampaikan langsung dalam sesi wawancara setelah seri pembuka MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand.

Marquez menekankan bahwa saat ini fokus utamanya tetap berada pada lintasan.

“Saat ini, tidak ada. Saya sepenuhnya fokus pada balapan. Sebagai pembalap, hidup Anda sepenuhnya untuk mengendarai motor,” ujarnya.

Pernyataan ini sekaligus menepis spekulasi yang sebelumnya menyebutkan beberapa bintang olahraga, termasuk Lewis Hamilton dan Max Verstappen, tengah mempertimbangkan kepemilikan tim di MotoGP di era baru Liberty Media.

Baca Juga: Marco Melandri: Marc Marquez Bukan Lagi Pembalap Tercepat di MotoGP

Masa Depan di Luar Lintasan Masih Terbuka

Meskipun menolak untuk membahas kepemilikan tim saat ini, Marquez membuka kemungkinan di masa depan.

“Di masa depan, Anda tidak pernah tahu. Saya akan menyelesaikan karier saya, lebih cepat atau lambat, dan kemudian akan memutuskan. Tapi saya tahu MotoGP dan motor akan tetap menjadi bagian hidup saya,” jelas pembalap asal Spanyol ini.

Keputusan ini menegaskan komitmen Marquez untuk tetap terlibat dalam dunia balap motor, baik di lintasan maupun di luar, seperti yang dilakukan pendahulu-pendahulunya. Beberapa tim saat ini memang dimiliki oleh mantan pembalap, seperti VR46 milik Valentino Rossi dan LCR milik Lucio Cecchinello, sementara tim Gresini kini dikelola oleh istri pendiri Fausto Gresini, Nadia Padovani.

Karier Gemilang yang Tak Terlupakan

Sejak debutnya di MotoGP pada 2013, Marquez dikenal karena keberanian dan agresivitasnya di lintasan. Ia mencatatkan 8 gelar juara dunia di kelas premier dan beberapa kali memecahkan rekor di usia muda, termasuk menjadi juara dunia termuda di kelas MotoGP.

Baca Juga: Penalti di MotoGP Thailand Jadi Sinyal, Marc Marquez Dinilai Harus Ubah Gaya Balapnya

Meskipun cedera sempat mengganggu performanya pada musim-musim terakhir, ia tetap menunjukkan konsistensi dan pengaruh besar bagi generasi pembalap baru. Kini, perhatian dunia MotoGP tetap tertuju pada keputusan Marquez soal masa depan pasca pensiun, apakah akan tetap sebagai pembalap mentor, pengembang tim, atau pemilik tim baru.