Ihram.co.id — Juara dunia bertahan MotoGP, Marc Marquez, mengungkap alasan di balik tertundanya penandatanganan kontrak baru dengan tim pabrikan Ducati Lenovo Team. Pembalap asal Spanyol tersebut menyebut kondisi fisiknya, khususnya pemulihan cedera bahu, menjadi faktor utama yang membuat proses negosiasi belum rampung.
Setelah tampil dominan sepanjang musim 2025 dan meraih gelar juara dunia ketujuh bersama Ducati, Marquez sebelumnya diperkirakan akan dengan mudah melanjutkan kerja sama jangka panjang dengan pabrikan Italia tersebut hingga musim 2027.
Namun hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait kontrak baru. Situasi ini sempat memicu spekulasi bahwa kedua pihak belum mencapai kesepakatan, terutama soal durasi kerja sama.
Baca Juga: Marc Marquez Dikabarkan Tolak Tawaran Fantastis Honda, Pilih Bertahan di Ducati hingga 2027
Marquez menjelaskan bahwa Ducati menginginkan kontrak berdurasi dua tahun, tetapi ia belum ingin berkomitmen sebelum memastikan kondisi fisiknya benar-benar pulih.
“Kami sedang mengerjakannya dengan Ducati. Idealnya bagi mereka adalah kontrak dua tahun,” ujar Marquez saat tes pramusim MotoGP di Buriram.
“Tapi bagi saya yang terpenting adalah memulai pramusim dengan kondisi yang semakin membaik.”
Pemulihan Cedera Bahu Jadi Pertimbangan Utama
Marquez mengalami cedera bahu pada Oktober tahun lalu dan mengaku tidak ingin mengambil keputusan besar sebelum memahami sepenuhnya perkembangan pemulihannya. Ia menilai kondisi fisik merupakan faktor krusial sebelum menandatangani kontrak jangka panjang.
Menurutnya, terdapat perkembangan positif pada pemulihan cedera sejak tes pramusim di Malaysia hingga pengujian terbaru di Chang International Circuit, meski masih memerlukan waktu untuk mencapai kondisi optimal.
Ia menegaskan pengalaman sebelumnya mengajarkan bahwa pembalap tidak seharusnya membuat keputusan penting ketika sedang mengalami cedera.
“Cedera adalah batasan terbesar saya. Ketika Anda cedera, Anda tidak bisa membuat keputusan atau menandatangani kontrak begitu saja,” katanya.
Marquez menambahkan jika kondisi fisiknya terus membaik, ia tidak akan keberatan menyepakati kontrak dua tahun yang diinginkan Ducati.
Baca Juga: Isyarat Pensiun? Marc Marquez Coret Namanya dari Prediksi Grid MotoGP 2027
Tetap Kompetitif Meski Dua Kali Terjatuh di Buriram
Pada hari pertama tes pramusim di Buriram, Marquez tetap menunjukkan performa kompetitif dengan finis di posisi kedua secara keseluruhan, meski mengalami dua kecelakaan sepanjang sesi.
Ia menjelaskan kecelakaan pertama terjadi akibat melintasi garis putih lintasan yang sangat licin pada tikungan terakhir di lap kedua. Permukaan cat lintasan disebut menjadi penyebab utama sebelum akhirnya tertutup lapisan karet ban.
Sementara itu, kecelakaan kedua terjadi akibat kesalahannya sendiri karena kehilangan fokus. Marquez mengungkapkan dirinya mengalami gangguan kesehatan berupa masalah perut sepanjang hari yang membuat kondisi fisiknya menurun.
“Saya bangun dan tahu ini akan menjadi hari yang sulit karena masalah perut,” ujarnya
“Saya sangat lelah dan kurang fokus, itu sebabnya saya terjatuh. Tapi pada sore hari energi saya kembali.”
Baca Juga: Neil Hodgson: Kedatangan Pedro Acosta ke Ducati Bisa Picu Rivalitas Baru dengan Marc Marquez
Meski kontrak baru belum ditandatangani, Marquez menegaskan hubungan dengan Ducati tetap berjalan baik dan negosiasi berlangsung secara positif. Ia menilai keputusan final hanya tinggal menunggu perkembangan kondisi fisiknya dalam waktu dekat.
Jika pemulihan berjalan sesuai rencana, kesepakatan kontrak baru diyakini segera tercapai dan akan memastikan masa depan Marquez bersama Ducati dalam beberapa musim mendatang.
Ikuti Ihram.co.id
