Ihram.co.id — Pembalap asal Spanyol, Marc Marquez, dilaporkan segera memperpanjang kontraknya bersama Ducati Lenovo Team meski mendapat tawaran besar dari Honda Motor Co. untuk musim MotoGP 2027. Pabrikan Jepang tersebut disebut melayangkan proposal bernilai fantastis sebagai upaya terakhir untuk memulangkan sang juara dunia.
Laporan media Italia La Gazzetta dello Sport menyebut masa depan Marquez bersama Ducati “tidak diragukan” meski Honda mengajukan tawaran besar demi reuni dengan mantan pembalap andalannya itu.
Baca Juga: Ducati Dikabarkan Batal Rekrut Fabio Quartararo, Pedro Acosta Jadi Prioritas Utama
Tawaran “Terakhir” Honda Capai €20 Juta
Honda dilaporkan mengajukan kontrak bernilai lebih dari €20 juta (sekitar Rp340 miliar–Rp348 miliar) untuk musim 2027 hingga 2028. Nilai tersebut menjadi salah satu tawaran terbesar dalam bursa pembalap MotoGP.
Meski demikian, Marquez diyakini tetap memilih Ducati karena menilai motor pabrikan Italia itu akan tetap kompetitif, terutama menghadapi perubahan regulasi teknis yang mulai berlaku musim dingin mendatang.
Keputusan ini memperkuat posisi Ducati yang sebelumnya sempat khawatir dengan kedekatan emosional Marquez dengan Honda. Bersama pabrikan Jepang tersebut, Marquez memenangkan enam gelar juara dunia kelas utama—rekor terbanyak seorang pembalap bersama satu tim di era modern MotoGP.
Saat meninggalkan Honda pada akhir 2023, Marquez sempat membuka kemungkinan kembali sebelum pensiun. Namun, peluang reuni tersebut tampaknya tidak akan terjadi dalam waktu dekat.
Negosiasi Durasi Kontrak di Ducati Alot
Meski sepakat soal kerja sama, proses negosiasi kontrak antara Marquez dan Ducati disebut masih menyisakan perbedaan pada durasi kerja sama.
- Marquez dikabarkan menginginkan kontrak skema satu tahun plus opsi perpanjangan (1+1).
- Ducati lebih memilih kontrak dua tahun penuh dengan komitmen jangka panjang.
Pengumuman resmi terkait kontrak baru Marquez diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat. Jika disepakati, Marquez juga berpotensi menerima kenaikan gaji setelah sebelumnya menerima bayaran lebih rendah saat pertama bergabung dengan Ducati.
Persaingan Ducati dan Honda Rebut Pembalap Top
Persaingan antara Ducati dan Honda tidak hanya terjadi pada kasus Marquez. Kedua pabrikan juga bersaing mendapatkan sejumlah pembalap muda dan bintang MotoGP lainnya.
Honda disebut telah mencapai kesepakatan dengan Fabio Quartararo untuk musim 2027, meski belum jelas apakah ia akan menjadi rekan setim atau alternatif bagi Marquez.
Selain itu, Honda juga mengejar Pedro Acosta. Namun, pembalap muda Spanyol tersebut lebih difavoritkan bergabung dengan Ducati sebagai tandem Marquez, menggantikan posisi Francesco Bagnaia.
Di sisi lain, Ducati juga berisiko kehilangan talenta muda David Alonso ke Honda akibat perbedaan nilai kontrak. Pembalap tersebut dilaporkan meminta bayaran hingga 10 kali lipat dari yang bersedia ditawarkan Ducati.
Baca Juga: Neil Hodgson: Kedatangan Pedro Acosta ke Ducati Bisa Picu Rivalitas Baru dengan Marc Marquez
Upaya agresif Honda dalam memburu sejumlah pembalap top menunjukkan kesiapan mereka menggelontorkan dana besar demi kembali bersaing di papan atas MotoGP. Tawaran tinggi kepada Marquez menjadi bukti strategi ambisius pabrikan Jepang tersebut dalam membangun kembali kekuatan tim.
Namun untuk saat ini, Ducati tampaknya berhasil mempertahankan aset terbesarnya. Jika kontrak baru resmi diumumkan, Marquez akan tetap menjadi pusat proyek ambisi Ducati dalam era regulasi baru MotoGP.
Ikuti Ihram.co.id
