— Film animasi “KPop Demon Hunters” telah memecahkan rekor baru di Netflix, menjadi tontonan paling populer di platform tersebut pada paruh kedua tahun 2025. Film ini berhasil mengumpulkan 482 juta penonton antara bulan Juli hingga Desember 2025, menjadikannya konten dengan jumlah tontonan tertinggi dalam periode enam bulan tersebut. Angka ini secara signifikan melampaui serial-serial besar lainnya yang juga dirilis pada periode yang sama.

“KPop Demon Hunters” mengisahkan tentang grup idola K-pop elit yang menjalani kehidupan ganda sebagai pemburu iblis. Siang hari, mereka memukau jutaan penggemar dengan penampilan energik, sementara malam hari mereka berjuang melawan kekuatan supernatural untuk melindungi kota dan penggemar mereka. Film ini disutradarai oleh Maggie Kang dan Chris Appelhans, serta diproduksi oleh Sony Pictures Animation untuk Netflix.

Dominasi Tontonan di Paruh Kedua 2025

Laporan dwitahunan Netflix bertajuk What We Watched yang dirilis pada 21 Januari 2026, mengungkap dominasi “KPop Demon Hunters”. Film ini tidak hanya unggul dari film-film lain, tetapi juga mengalahkan serial-serial yang sangat dinanti seperti “Wednesday” musim kedua dan “Stranger Things” musim kelima. “Wednesday” musim kedua, yang menjadi serial TV terlaris di paruh kedua 2025, hanya mencatat 123,9 juta penonton, sementara “Stranger Things” musim kelima berada di posisi kedua dengan 93,5 juta penonton.

Bahkan, total gabungan penonton kelima musim “Stranger Things” mencapai 279,5 juta penonton, dan kedua musim “Wednesday” secara total meraih 170,9 juta penonton. Angka-angka ini masih jauh di bawah pencapaian “KPop Demon Hunters”. Keberhasilan film ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu tontonan original Netflix paling sukses sepanjang masa, dengan total lebih dari 500 juta penonton sejak debutnya pada Juni 2025.

Keberhasilan yang Melampaui Ekspektasi

Pencapaian “KPop Demon Hunters” sangat luar biasa, terutama karena laporan tersebut tidak memasukkan data penontonan 10 hari pertama setelah debutnya pada 20 Juni 2025. Hal ini menunjukkan bahwa total audiens sebenarnya jauh lebih besar. Film ini juga menunjukkan daya tahan luar biasa di tangga lagu mingguan Netflix, tetap berada di Top 10 selama 30 minggu berturut-turut.

Film ini mendapat pujian kritis atas animasi, gaya visual, akting suara, penulisan, dan musiknya. Di Rotten Tomatoes, “KPop Demon Hunters” meraih skor kritikus 92% dan skor audiens 99%. Film ini juga menjadi soundtrack film pertama yang berhasil menempatkan empat lagunya di Top 10 Billboard Hot 100 secara bersamaan, dengan lagu “Golden” mencapai puncak tangga lagu global.

Perbandingan dengan Tontonan Lain

Dalam daftar 10 film Netflix paling banyak ditonton pada paruh kedua 2025, “KPop Demon Hunters” memimpin dengan 482 juta penonton. Film ini jauh mengungguli “Happy Gilmore 2” yang berada di posisi kedua dengan 135,1 juta penonton, dan “Frankenstein” karya Guillermo del Toro di posisi ketiga dengan 97,6 juta penonton. Bahkan, film animasi ini mencatat jumlah jam tontonan kumulatif yang mencapai 802,6 juta jam.

Keberhasilan “KPop Demon Hunters” tidak hanya bergantung pada algoritma Netflix, tetapi juga didorong oleh word-of-mouth yang kuat dan penonton yang kembali menonton. Film ini membuktikan bahwa kesuksesan fenomenal dapat dicapai melalui kombinasi konten berkualitas tinggi dan strategi distribusi yang efektif di platform streaming.

Penghargaan dan Pengakuan

Selain kesuksesan komersialnya, “KPop Demon Hunters” juga telah meraih berbagai penghargaan bergengsi. Film ini memenangkan Best Animated Feature dan Best Original Song di ajang Critics’ Choice Awards ke-31 dan Golden Globe Awards ke-83. Film ini juga diakui oleh majalah Time sebagai “Breakthrough of the Year 2025”.

Soundtrack film ini juga mencapai kesuksesan serupa, mendapatkan sertifikasi double Platinum dari Recording Industry Association of America (RIAA) pada Oktober 2025 dan menerima lima nominasi Grammy Awards. “KPop Demon Hunters” juga mendapat dua nominasi untuk Best Original Song dan Best Animated Feature di Academy Awards ke-98, menunjukkan dampaknya yang signifikan di industri hiburan global.