Real Madrid harus menelan pil pahit setelah tersingkir secara mengejutkan dari babak 16 besar Copa del Rey. Bertandang ke Stadion Carlos Belmonte pada Kamis (15/1/2026) dini hari WIB, raksasa ibu kota Spanyol itu dipaksa menyerah 2-3 oleh klub divisi dua, Albacete.

Kekalahan ini menandai catatan buruk bagi Alvaro Arbeloa dalam laga debutnya sebagai pelatih Real Madrid.

Arbeloa kini menyamai rekor kelam Julen Lopetegui sebagai pelatih yang langsung menelan kekalahan pada pertandingan pertama.

Dari sepuluh pelatih terakhir Los Blancos, hanya Arbeloa dan Lopetegui yang gagal mempersembahkan kemenangan di laga perdana mereka.

Arbeloa: Kegagalan Adalah Bagian dari Proses

Menanggapi hasil minor tersebut, Alvaro Arbeloa menyatakan tidak merasa khawatir. Ia menegaskan bahwa kekalahan dari Albacete merupakan bagian dari perjalanan panjang yang harus dilalui timnya untuk mencapai kesuksesan di masa depan.

“Saya tidak pernah takut gagal. Saya tahu mereka yang ingin membesar-besarkan kekalahan ini. Kegagalan itu bagian dari proses menuju kesuksesan, bukan kebalikannya. Ini akan membuat saya lebih baik,” ujar Arbeloa sebagaimana dikutip dari Marca.

Arbeloa menambahkan bahwa dirinya sudah siap untuk segera melakukan evaluasi di Valdebebas. “Saya sudah sering gagal selama hidup.

Saya pernah tersingkir lebih buruk dari ini, dan saya tak sabar untuk segera berlatih bersama para pemain besok,” lanjutnya.

Krisis Ruang Ganti dan Rumor Lionel Scaloni

Kondisi Real Madrid saat ini memang tengah menjadi sorotan tajam. Sebelum Arbeloa ditunjuk, Xabi Alonso dipecat lantaran dianggap gagal mengontrol ruang ganti dan meredam ego para pemain bintang.

Alonso bahkan dikabarkan sempat berkonflik dengan Vinicius Jr dan terlihat tidak berdaya saat diperintah Kylian Mbappe untuk meninggalkan lapangan usai kekalahan di Piala Super Spanyol.

Meski Arbeloa telah menjabat, statusnya di Santiago Bernabeu masih dianggap sebagai caretaker hingga akhir musim.

Di tengah ketidakpastian ini, manajemen Madrid dilaporkan mulai melirik pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, sebagai suksesor jangka panjang.

PelatihLaga DebutSkor
Alvaro Arbeloavs Albacete2-3 (Kalah)
Julen Lopeteguivs Atletico Madrid2-4 (Kalah)
Xabi Alonsovs Athletic Bilbao2-0 (Menang)

Karakter Scaloni dinilai cocok dengan profil Real Madrid untuk menangani skuad bertabur bintang. Namun, pelatih berusia 47 tahun tersebut saat ini masih fokus mempersiapkan Albiceleste untuk ajang Piala Dunia 2026, sehingga peluang bergabungnya baru terbuka setelah turnamen tersebut usai.