Ihram.co.id — Selebgram dan aktris Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di unit apartemennya di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1/2026) malam. Penemuan jenazah ini bermula dari kecurigaan asisten rumah tangga (ART) yang tidak dapat mengakses masuk ke dalam unit apartemen.
Menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, jenazah Lula Lahfah pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan apartemen sekitar pukul 18.44 WIB. Penemuan ini terjadi setelah ART Lula melaporkan kekhawatiran karena tidak ada respons dari majikannya meski pintu unit telah diketuk berkali-kali.
Awal Mula Kecurigaan ART
Kronologi penemuan jenazah Lula Lahfah bermula pada Jumat sore ketika ART-nya mendatangi unit apartemen untuk bekerja seperti biasa. Sang ART merasa curiga karena pintu unit terkunci dari dalam dan tidak ada respons meskipun telah diketuk berulang kali. Upaya untuk menghubungi Lula melalui telepon seluler juga tidak membuahkan hasil.
Mengingat Lula dikabarkan sempat mengalami gangguan kesehatan saat pergantian tahun baru lalu, sang ART merasa khawatir dengan kondisi majikannya. Kekhawatiran ini mendorong ART untuk segera melaporkan situasi tersebut kepada petugas keamanan (sekuriti) yang bertugas di lobi Apartemen Essence Dharmawangsa sekitar pukul 18.30 WIB.
Pengecekan Paksa dan Penemuan Jenazah
Menindaklanjuti laporan dari ART, petugas keamanan bersama dengan pengelola gedung melakukan pengecekan ke unit apartemen yang berada di lantai terkait. Setelah berhasil membuka akses pintu unit yang terkunci dari dalam, petugas menemukan Lula Lahfah dalam kondisi tidak sadarkan diri atau tidak bergerak. Pemeriksaan tanda vital awal menunjukkan tidak ada respons.
“Korban ditemukan oleh petugas keamanan sekitar pukul 18.44 WIB pada Jumat, 23 Januari 2026. Saat ditemukan kondisinya sudah tidak sadarkan diri,” ujar Budi Hermanto, dikutip dari berbagai sumber.
Kondisi Medis dan Temuan di TKP
Sebelum ditemukan meninggal, Lula Lahfah diketahui sempat mengalami beberapa masalah kesehatan. Ia sempat menjalani perawatan di rumah sakit pada akhir tahun 2025 dan kembali menjalani rawat jalan pada awal Januari 2026. Lula sendiri pernah mengakui mengidap infeksi saluran kemih (ISK), usus bengkak radang, batu ginjal, dan GERD.
Saat olah tempat kejadian perkara (TKP) di kamar apartemen Lula, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Namun, petugas menemukan beberapa barang bukti medis, termasuk obat-obatan dan surat keterangan rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI). Temuan ini menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian.
Penyebab Kematian Masih Diselidiki
Hingga saat ini, penyebab pasti kematian Lula Lahfah masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Meskipun beredar spekulasi mengenai overdosis, tim dokter yang menangani Lula di rumah sakit menyatakan bahwa penyebab kematiannya adalah *sudden cardiac arrest* atau henti jantung mendadak yang dipicu oleh kelelahan fisik kronis.
Jenazah Lula Lahfah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, untuk proses visum lebih lanjut setelah polisi selesai melakukan olah TKP. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan dari saksi, termasuk asisten rumah tangga dan rekan-rekan terdekat korban, untuk melengkapi penyelidikan.
Ikuti Ihram.co.id
