Lando Norris mengungkapkan rasa frustrasinya setelah hasil kurang memuaskan yang diraih tim McLaren pada balapan pembuka musim Formula 1 2026 di Australian Grand Prix.

Norris mengakui bahwa performa mobil McLaren saat ini masih “jauh dari level yang dibutuhkan” untuk bersaing dengan tim-tim terdepan.

Pada balapan yang digelar di sirkuit jalan raya Albert Park Circuit, Melbourne, pembalap asal Inggris tersebut finis di posisi kelima dengan selisih waktu 51,741 detik dari pemenang lomba, George Russell dari tim Mercedes.

Baca Juga: Hasil F1 GP Australia 2026: George Russell Menang, Mercedes Sapu Bersih Posisi 1-2

McLaren Tertinggal Jauh dari Pesaing

Hasil F1 GP Australia 2026 menunjukkan bahwa McLaren masih menghadapi kesenjangan performa dibandingkan para rival utama. Norris menyebut timnya sudah memaksimalkan kemampuan yang ada, meski kecepatan mobil belum cukup untuk menantang posisi podium.

“Saya rasa kami sudah memaksimalkan hasil hari ini,” kata Norris kepada media setelah balapan.

“Jelas kami masih jauh dari mobil-mobil di depan, tetapi saya mencoba memberikan perlawanan yang baik.”

Selama balapan, Norris juga sempat terlibat duel dengan juara dunia bertahan Max Verstappen dari tim Red Bull Racing. Ia mengaku tidak terlalu optimistis bisa mempertahankan posisi karena Verstappen memiliki kecepatan lebih tinggi meski memulai balapan dari posisi belakang.

“Saya tidak menyangka bisa bertahan hingga pertengahan balapan karena dia sudah berada tepat di belakang saya sejak awal,” ujarnya.

Piastri Gagal Start, Norris Jadi Satu-satunya Wakil McLaren

Situasi McLaren semakin sulit karena tim hanya memiliki satu mobil yang benar-benar tampil di balapan utama.

Rekan setim Norris, Oscar Piastri, tidak dapat mengikuti lomba setelah mobilnya tergelincir dan menabrak dinding saat lap peninjauan sebelum start.

Insiden tersebut membuat Norris harus menjalani balapan tanpa dukungan strategi dua mobil dari timnya.

Meski begitu, ia menilai pengalaman balapan di Melbourne tetap memberikan data penting bagi McLaren untuk memahami karakter mobil baru mereka di musim 2026.

Baca Juga: Pembalap F1 Kritik Mobil Baru 2026, Norris: Kami Menunggu Kecelakaan Besar Terjadi

Masalah Ban Masih Jadi Kendala

Selain masalah kecepatan, Norris juga menyoroti persoalan degradasi ban yang masih menjadi kelemahan McLaren.

Menurutnya, ban mobil McLaren cepat mengalami penurunan performa hanya beberapa lap setelah digunakan.

“Kami menghancurkan ban setelah tiga lap. Kami masih memiliki masalah graining di ban depan seperti yang selalu kami alami,” kata Norris.

Graining merupakan kondisi ketika permukaan ban menjadi kasar akibat suhu dan tekanan yang tidak optimal, sehingga mengurangi daya cengkeram ban terhadap lintasan.

Masalah ini membuat Norris kesulitan mempertahankan kecepatan secara konsisten sepanjang balapan.

Awal Musim Jadi Alarm bagi McLaren

Meski selisih waktu di garis finis terlihat sangat besar, Norris menilai angka tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan perbedaan kecepatan sebenarnya.

Ia menjelaskan bahwa pertarungan di lintasan serta kesulitan menyalip dalam balapan turut memperbesar jarak waktu dengan Russell yang memimpin lomba relatif tanpa hambatan.

“Apakah kami benar-benar 50 detik lebih lambat dalam kecepatan murni? Tidak,” ujarnya.

Namun demikian, Norris mengakui hasil di Melbourne menjadi peringatan bagi McLaren untuk segera meningkatkan performa mobil jika ingin kembali bersaing di barisan depan musim ini.

Baca Juga: Klasemen F1 2026 Usai GP Australia: Russell di Puncak, Duo Ferrari Tempel Ketat

“Balapan hari ini menunjukkan bahwa kami masih jauh dari posisi yang seharusnya dengan mobil ini,” kata Norris.

“Kami harus meningkatkan performa mobil karena saat ini kami masih jauh dari target.”